Rekomendasi

Geruduk Gedung Dewan Sukoharjo, Pemuda Pancasila Tolak RUU HIP

Jumat, 03 Juli 2020 : 17.47
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Gelombang protes menolak Rancangan Undang -Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP) terus bermunculan. Kali ini penolakan datang dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Sukoharjo.

Dengan pengawalan ketat aparat keamanan ditengah terik panas matahari, mereka melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan RUU HIP dihalaman gedung DPRD Sukoharjo, Jum'at (3/7/2020), sekira pukul 14.00 WIB

Sebuah keranda mayat sebagai simbol kapitalis dan komunis harus dikubur dari Indonesia, dan sejumlah spanduk protes bertuliskan,'Tolak RUU HIP NKRI Harga Mati, Menolak Keras ! RUU HIP, RUU HIP Harus Dibatalkan, mewarnai jalannya aksi.

"Kami melakukan aksi, karena secara otomatis kader PP berhubungan dan punya kepentingan terkait Pancasila," kata Ketua PP MPC Sukoharjo, Nursito kepada hariankota.com disela aksi.

Menurutnya, PP Sukoharjo sebagai bagian dari kader bangsa menolak jika Pancasila akan dirubah. Pancasila tidak bisa dibawah UU. Pancasila sebagai idiologi kedudukannya harus diatas UU.

"Cabut pembahasan RUU HIP, kami tidak ingin Pancasila diotak - atik. Apalagi diperas menjadi Trisila dan Ekasila. RUU HIP berpotensi memecah belah persatuan bangsa, dan dapat memicu konflik," tegasnya.

Setelah diterima pimpinan dewan untuk menyampaikan aspirasi, Ketua DPRD Wawan Pribadi didampingi tiga Wakil Ketua DPRD keluar menemui massa menyampaikan tiga poin kesepakatan atas tuntutan peserta unjuk rasa

"Kami sudah mengerti dan memahami maksud dan tujuan teman - teman semua. Untuk itu kami sepakat, pertama, bahwa dasar negara kita adalah Pancasila," jelas Wawan ditengah peserta aksi.

Yang kedua tentang aspirasi yang disampaikan, yakni tuntutan pembatalan RUU HIP, Wawan menyatakan sudah menerima dan akan meneruskan untuk disampaikan ke DPRD Provinsi Jateng agar selanjutnya dibawa ke DPR RI.

"Ketiga tetap jaga persatuan, kalau ada persoalan mohon semua diselesaikan dengan baik. Tidak perlu dengan keributan," pungkas Wawan sekaligus menyudahi aksi unjuk rasa yang berjalan dengan damai. 


Jurnalis : SaptoEditor : Mahardika

Share this Article :