Rekomendasi

Ini Reaksi Bupati Karanganyar Saat Satu Staf Diknas Terpapar Covid

Rabu, 22 Juli 2020 : 18.29
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono menganggap kasus adanya ASN di lingkungan Dinas Pendidikan yang terpapar Covid-19 hingga dilakukan pengosongan alias lockdown lantai dua Kantor Diknas setempat adalah hal sepele.

Bupati menilai tidak ada masalah karena ASN yang bersangkutan sudah diisolasi begitu juga ruang kerjanya di lantai dua Kantor Diknas juga diisolasi dikosongkan steril.

"Tidak ada apa-apa. Itukan (isolasi) kegiatan normal-normal saja," ujarJuliyatmono  usai Rapat terbatas di  Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (22/7/2020).

Menurut Juliyatmono, isolasi ruangan itu dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan. Dan ASN yang terpapar sudah di isolasi.

Dengan begitu sifatnya adalah hanya perlu kewaspadaan saja. "Intinya hanya perlu kewaspadaan saja. karena  Harus disterilkan semua pelayanan berjalan meskipun dengan sistem bekerja dari rumah" tambahnya.

Bupati menjelaskan ASN berinisial EW (49) itu berasal dari lingkungan yang kebetulan keluarganya tenaga kesehatan bukan tertular dari lingkungan kantor karena kebetulan anaknya banyak yang jadi dokter.

Untuk pihaknya tidak akan melakukan swab massal di lingkungan Dinas Pendidikan meskipun boleh dikata risiko teman lainya sesama pegawai rentan tertular. "Swab (massal) tidak. Yang bersangkutan dirumah, kantornya tidak ada masalah" pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar Tarsa mengakui panik kaget dengan kejadian tersebut. Maka spontan pihaknya perintahkan pengosongan seluruh ruangan di lantai dua tempat ASN mengantor bersama 13 pegawainya.

Tak hanya itu Tarsa juga perintahkan agar semua pegawai unit kerja kantor di lantai dua untuk bekerja dari rumah guna hindari terjadinya penularan Covid 19.

" Bahkan hari ini Rabu (22/07/2020) semua ruang lantai satu dan dua disemprot hingga melebar ke jalan sampai trotoar" tandasnya.

Yang jelas dengan kasus tersebut pihaknya secara ketat terapkan prosedur protokol kesehatan  bagi semua pihak baik pegawai internal serta tamu yang datang ke Kantor Diknas. "Kami tak mau ambil risiko mulai sekarang ketat sekali prosedurnya bagi tamu dan pegawai internal bahkan setiap hari akan dilakukan penyemprotan" imbuhnya.

Sebagaimana diketahui ruang lantai Kantor Dinas Pendidikan Karanganyar dilockdown setelah ada ASN internal yang terpapar Covid 19. Tak pelak para pegawai pun disuruh bekerja dari rumah guna menghindari penularan.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Gunadi



Share this Article :