Rekomendasi

Kapolres Karanganyar Tegaskan Operasi Patuh Candi 2020 Lebih Soft, Porsi Pembinaan 80% Sedang Penindakan Hanya 20%

Kamis, 23 Juli 2020 : 10.15
Published by Hariankota
KARANGANYAR- Terhitung mulai hari ini Kamis (23/07/2020) Polres Karanganyar akan menggelar operasi ketertiban kendaraan atau yang disebut Operasi Patuh Candi hinggq berakhir 5 Agustus.

Namun kharakter, bentuk serta sasaran operasi kali ini jauh berbeda dibandingkan jauh sebelumnya. Kali ini sasarannya selain operasi penertiban kendaraan juga operasi penertiban standar protokol kesehatan guna mencegah Covid 19.

Selain itu operasi kali ini juga membidik sasaran potensi pelanggaran anggota di tiap Polsek dan Polres yang selama ini jarang terjaring.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan operasi ini kali pertama terjadi di tengah pandemi maka polisi lebih fokus pada pembinaan jika terjadi pelanggaran. Porsinya 80% selebihnya penindakan jika dirasa pelanggaran fatal. "Operasi Patuh Candi kali ini sangat beda kharakter fokus dan sasarannya yakni lebih pada arah pembinaan dibandingkan penindakan" tegasnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2020 di Mapolres Karanganyar, Kamis (23/07/2020).

Meski begitu lanjut Kapolres meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban berkendara dan tidak menyepelekan aspek protokol kesehatan. "Walaupun porsi pembinaan operasi patuh ini 80% dibandingkan penindakan, tqpi jangan menyepelekan karena jika terlalu parah tetap ditindak" lanjutnya.

Kapolres menjelaskan ada tiga sasaran yaitu pelanggaran helm, melawan arus & kelengkapan kendaraan. Selanjutnya sasaran yaitu pelanggaran dominan di Polsek dan Polres  masing - masing serta penertiban protokol  kesehatan.

Diketahui sejak Pandemi Covid satu semester ini polisi relatif melonggarkan ketertiban berlalu lintas dengan banyak aspek pertimbangan dampak akibat Covid.

Bahkan selama Covid 19 polisi jarang lakukan razia lalu-lintas, kini setelah Covid 19 mereda polisi akan kembali lakukan operasi lalu-lintas meski sifatnya lebih soft lunak yakni pembinaan.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Gunadi


Share this Article :