Rekomendasi

Kasus Korona Sukoharjo Masih Tinggi, KLB Resmi Kali Kedua Diperpanjang Bupati

Kamis, 30 Juli 2020 : 18.37
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Belum surutnya angka pergerakan kasus positif Covid-19 membuat Bupati Sukoharjo kembali memperpanjang status kejadian luar biasa (KLB) atau masa tanggap darurat hingga 30 Agustus 2020 kedepan.

Perpanjangan itu resmi dituangkan melalui Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor : 440/525 Tahun 2020 tentang penetapan perpanjangan kedua status kejadian luar biasa corona virus disease 20019 di Sukoharjo.

Dalam keputusan yang ditetapkan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Kamis (30/7/2020) ini, perpanjangan kedua status KLB Covid-19 dinyatakan berlaku selama 1 bulan dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2020 kedepan.

Segala biaya yang ditimbulkan akibat ditetapkannya keputusan perpanjangan status KLB Covid-19, dibebankan pada APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai perundang- undangan yang berlaku  

Diketahui, tren kasus positif korona di Sukoharjo masih cukup tinggi. Dalam sepekan terakhir, jumlah yang sembuh setelah terinfeksi lebih rendah dibanding dengan jumlah pertambahan kasus positif baru.

“Kurva pandemi Covid-19 meningkat selama beberapa hari terakhir. Status KLB kembali diperpanjang hingga 30 Agustus,” kata Bupati saat dikonfirmasi hariankota.com.

Sejak pertama ditetapkan pada tanggal 23 Maret 2020 lalu, hingga sekarang status KLB telah diperpanjang dua kali. Pada tahap pertama berakhir tanggal 29 Mei 2020. Selanjutnya diperpanjang hingga berakhir pada tanggal 29 Juli 2020 kemarin.

Menurut Wardoyo, sebagian besar kasus positif baru berasal dari pelaku perjalanan atau perantau dari daerah zona merah Covid-19 yang pulang ke Sukoharjo. Selain itu juga ada dari tenaga kesehatan (nakes)

“Semua pihak harus bersatu melawan pandemi Covid-19. Masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” tandas Bupati. 



Jurnalis : Sapto Nugroho

Editor : Mahardika

Share this Article :