Rekomendasi

Kisah Unik Dibalik Penamaan Tower Ikonik UIN Malang

Jumat, 17 Juli 2020 : 14.29
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Pemberian nama tower ikonik UIN Malang yang terletak di bagian belakang kampus 1 menyisakan cerita menarik. Tower yang diberi nama rektor UIN Malang periode 2009 - 2013 Prof. Imam Suprayogo ini ternyata atas permintaan khusus.

Tower yang berdiri tegak ini menjadi salah satu bangunan ikonik dan menjadi simbol di UIN Malang. Letaknya yang strategis dan tinggi di antara gerbang pintu belakang kampus, membuat mudah terlihat. Sementara tingginya tower menjadikan penanda ini merupakan bangunan UIN bila dilihat dari tempat tinggi yang jauh.

Rektor UIN Malang Prof. Abdul Haris menuturkan bila penamaan tower tersebut merupakan permintaan khusus dari Prof. Imam Suprayogo.

"Kalau untuk tower itu ada filosofinya yang banyak beliau ceritakan. Itu memang sengaja permintaan beliau," ucap Abdul Haris pada Jumat siang (17/7/2020).

Sementara itu Prof. Imam Suprayogo menjelaskan dirinya sengaja memilih bangunan 'nyeleneh' non gedung yang diberikan nama untuk dirinya. Menurutnya, sebelum menjadi nama tower, dirinya dinobatkan bak pohon ilmu di UIN Maliki Malang, makanya ia memilih menolak permintaan namanya menjadi bagian dari bangunan gedung - gedung di UIN.

"Tapi katanya harus, kalau harus ya gini ajalah. Saya mewakili semua orang yang saya pimpin dulu, karena itu pilihannya jangan gedung, saya bilang satu yang paling keras atau milih yang paling panjang," jelas rektor UIN Malang periode 2009 - 2013 ini.

"Yang paling panjangkan tower, yang paling keras kan batu, batu itu prasasti di sebelah pintu masuk rektorat itu. Tapi Pak Rektor rupanya memilih yang paling panjang dan paling keras yakni tower, tapi sama saja yg paling tinggi itu bagi saya sebenarnya itu," pungkasnya.


Reporter: Miadaada
Penulis: Miadaada
Editor: Jumali

Share this Article :