Rekomendasi

Server Sempat Terhenti, UTBK UNS Tetap Berjalan Lancar

Minggu, 05 Juli 2020 : 14.36
Published by Hariankota
SOLO -  Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang juga serentak dilakukan diseluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara nasional, sempat terhenti beberapa menit akibat adanya gangguan server di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jabar.

"Sempat terhenti sekira 20 menit karena gangguan server di Unpad di jam 10.20 WIB. Kami menunggu saja. Setelah dilakukan perbaikan, beberapa saat kemudian  UTBK gelombang I sesi pertama dapat dilanjutkan kembali," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho, kepada hariankota.com usai meninjau pelaksanaan UTBK di sejumlah titik dalam kawasan kampus, Minggu (5/7/2020).

Atas insiden gangguan server tersebut, para peserta UTBK jalur SBMPTN di UNS pada gelombang I sesi pertama (pagi-Red), seluruhnya mendapat waktu tambahan sesuai dengan terhentinya server saat gangguan, yakni juga sekira 20 menit.

"Karena ini UTBK di gelar serentak di 74 PTN se Indonesia, maka otomatis semua juga ikut terhenti, " terang Rektor.

Mengingat UTBK diselenggarakan ditengah pandemi Covid-19, maka mekanisme yang digunakan sesuai protokol kesehatan. Bagi peserta dari Solo Raya tidak wajib menyertakan surat keterangan rapid test. Namun untuk peserta dari luar Solo Raya, maka hukumnya wajib membawa surat keterangan sehat berdasarkan rapid test.

"Tadi ada satu peserta dari Bekasi, karena dia membawa surat keterangan sehat berdasarkan rapid test, ya kami ijinkan ikut UTBK. Tapi ada juga yang tidak membawa, kalau nggak salah dari Ngawi, Jatim. Maka terpaksa tidak kami ijinkan ikut. Namun nanti bisa ikut UTBK pada gelombang II dari kota tempat tinggalnya ," terang Jamal.

Tahun ini disebutkan,  jumlah total peserta yang terdaftar di Pusat UTBK UNS sebanyak 23.425 orang. Mereka yerbagi dari eks Karesidenan Surakarta (Solo Raya) 16.658 orang (71%), dan dari luar eks Karesidenan Surakarta: 6.767 (29%)

Dari jumlah tersebut, masih dibagi lagi Gelombang I (5-14/7/2020) sebanyak 12.395 orang. Gelombang II (20-29 /7/ 2020) sebanyak 11.030 orang.
Baik gelombang I maupun II, masing - masing diselenggarakan dengan dua sesi, pagi dan siang.

"Ada juga peserta berkebutuhan khusus tuna netra sebanyak 3 orang. Dua orang peserta akan melaksanakan ujian pada Selasa (7 /7/2020), dan satu orang akan melaksanakan ujian pada Selasa, (14/2020). Mereka akan difasilitasi dengan software khusus, dan pelaksanaannya dibantu oleh pendamping," ujar Rektor.

Untuk UTBK di UNS sendiri, menurut Rektor, dilaksanakan di 14 lokasi ujian menempati 44 ruang dengan kapasitas total 620 peserta per sesi atau 1.240 peserta per hari (2 sesi). Jumlah total sesi UTBK di UNS adalah sebanyak 38 sesi, terdiri dari 20 sesi pada Gelombang I dan 18 sesi pada Gelombang II.

"Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti UTBK Gelombang I dan II karena force majeur, dapat mengikuti UTBK Gelombang Cadangan yang akan dilaksanakan pada 30 Juli 2020 hingga 2 Agustus 2020 mendatang.
Sedangkan peserta yang berasal dari luar daerah eks Karesidenan Surakarta dapat mengikuti UTBK di daerah masing-masing pada tahap II dari tanggal 20 Juli 2020 hingga 29 Juli 2020," jelas Jamal.

Perlu diketahui, untuk penyelenggaraan UTBK gelombang II di daerah masing-masing peserta, ditambahkan Rektor, akan dikoordinasikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :