Rekomendasi

Sukses Gelar Pra Konggres, Perang Dukungan Serta Kritik Pedas Untuk Panpel dan PLT Tak Terhindarkan

Minggu, 12 Juli 2020 : 21.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Karena dianggap sukses melewati satu tahap penting yaitu tahap Pra Konggres pada Sabtu (11/07/2020), dukungan arus bawah untuk Panitia Pelaksana Konggres PSSI Asosiasi Karanganyar mulai mengalir.

Pasalnya para pendukung arus bawah menilai walau bagaimana pun dengan sukses menggelar acara Pra Konggres ditengah kemelut pro & kontra serta ancaman "dikepung" hingga  desakan pembekuan kepada bupati adalah satu prestasi.

Bahkan hingga jalannya acara pro konggres pun dituding merekayasa rekomendasi fiktif klub sepakbola yakni Panpel nekad memasukkan klub baru menjadi peserta pra konggres sementara klub itu belum  terdaftar menjadi anggota PSSI.

Adalah Bambang Sumantri, aktivis sepakbola dan mantan pengurus PSSI Askab Karanganyar periode terdahulu mengatakan dirinya mempertanyakan keberpihakan kubu kontra konggres yang motifnya hanya ingin mengacau saja dengan mencari celah kesalahan Panpel & PLT PSSI Karanganyar.

"Kalau memang mereke yang kontra konggres itu selalu beralibi demi kemajuan sepakbola Karanganyar tapi faktanya selalu membuat ribut" ujarnya.

Dan tragis lagi kekisruhan selalu terjadi setiap akan konggres sementara setelah terpilih tidak ada kegiatan.

"Motifnya kok selalu begitu tolong hentikan jika Anda sayang dengan sepakbola Karanganyar. Support lah panitia konggres agar rampung" tuturnya.

Bambang menegaskan dirinya tidak menyoal siapapun yang akan jadi ketua mendatang sehingga jangan dibuat ribut.

Sementara menanggapi aksi dukungan itu pengurus Kabar Komunitas Kabar Sepakbola Karanganyar KKSK Yanuar Faisal menegaskan cara sudut pandang mendukung dengan cara menafikan aturan resmi Statuta ( AD/ART) sama juga dukungan buta alias pembodohan pada publik.

Pasalnya konggres itu adalah acara tertinggi secara periodik dalam organisasi apapun  termasuk PSSI, sehingga sudah semestinya berbicara tentang konggres modalnya adalah aturan main bukan modal opini pribadi.

 "Ini namanya dagelan yang tidak lucu karena mengktitik kubu kontra konggres dengan alasan bikin keributan, sedang kami ingin berjalan sesuai jalur, sementara Panpel & PLT nyata-nyata sudah salah jalur ya tentu diingatkan" tandasnya.

Faisal balik mengingatkan kubu pro konggres para aktivis senior agar bisa berikan nasihat pada PLT dan Panpel untuk berjalan jangan menabrak aturan karena sama dengan pelanggaran. "Kalau pelanggaran tentu ada sanksinya" imbuhnya.

Faisal meminta ditengah kemelut PSSI ini jangan ada yang bergaya sok mulia sok  netral sedangkan aslinya sudah berpihak pada kubu pro atau kubu kontra. Sebab publik akan menilai dengan jernih apalagi Konggres PSSI tinggal sebentar lagi 18 juli.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Ferdinan



Share this Article :