Rekomendasi

Akhirnya, Bupati Sukoharjo Ijinkan Kegiatan Keramaian Dimasa Pandemi Dengan Syarat Ketat

Jumat, 28 Agustus 2020 : 20.22
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Setelah beberapa bulan sejak status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 diberlakukan, hampir semua kegiatan keramaian yang berpotensi menggundang kerumunan di wilayah Kabupaten Sukoharjo sama sekali tidak diijinkan.

Seiring perjalanan waktu, Bupati Sukoharjo kini mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan di bidang sosial budaya di masa pandemi wabah Covid-19.

Informasi yang didapat hariankota.com, dengan edaran ini, kegiatan sosial dan budaya seperti hajatan, pentas musik dan juga kegiatan keramaian lainnya diijinkan digelar, namun ada syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.

Hal itu tertuang dalam SE Bupati Nomor 440/2031/2020 tertanggal 19 Agustus 2020. SE diterbitkan mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Selain itu disebutkan juga mengacu pada Perbup No 52 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum terhadap protokol kesehatan dan penerapan adaptasi kebiasaan baru yang aman dari penularan virus.

“Pada intinya, semua kegiatan sosial, budaya dan keramaian lain yang digelar maksimal dihadiri 50 orang. Tidak boleh lebih,” tegas Bupati saat dikonfirmasi, Jum'at (28/8/2020)

Adapun bunyi SE Bupati tersebut sebagai berikut :

1. Pertemuan serta mobilitas orang di ruang publik untuk kegiatan/acara-acara khusus di bidang sosial budaya yaitu penyelenggaraan acara seperti resepsi pernikahan, khitanan, pemakaman, keagamaan, budaya, konser musik, acara olah raga, dan sejenisnya yang dilaksanakan di rumah, gedung pertemuan, hotel atau tempat lainnya diberlakukan protokol kesehatan serta harus diatur dengan ketat.

2. Apabila kegiatan sebagaimana dimaksud pada angka 1 mengadakan perayaan yang menyebabkan keramaian maka wajib memiliki izin yang dikeluarkan dari instansi yang berwenang dan tunduk kepada pedoman pemberian izin sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi penerbit izin tersebut di Kabupaten Sukoharjo.

3. Apabila mengadakan perayaan/kegiatan yang menyebabkan keramaian sebagaimana dimaksud pada angka 2 hanya dihadiri paling banyak 50 (lima puluh) orang.

4. Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2 dan angka 3 dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo diminta agar mematuhi dan menyebarluaskan ketentuan dalam SE ini kepada masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.



Jurnalis : Sapto Nugroho
Editor : Mahardika

Share this Article :