Rekomendasi

Buntut Aksi Pengeroyokan Di Tempat Hajatan, GP Ansor Desak Polisi Tangkap Para Pelaku

Minggu, 09 Agustus 2020 : 17.41
Published by Hariankota
SOLO - Puluhan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kota Solo mendatangi Mapolresta Solo untuk menyampaikan pernyataan sikap dan desakan pengusutan kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal di Kampung Mertodranan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020) malam kemarin.

Aksi pengeroyokan yang disebutkan dilakukan oleh kelompok orang berpenutup kepala ini belum diketahui motif dan tujuannya. Namun, akibatnya telah menyebabkan sedikitnya tiga orang warga yang tengah menggelar hajatan midodareni pernikahan mengalami luka - luka.

Ketua GP Ansor Cabang Solo, Arif Syarifudin mengatakan, atas kejadian itu, pihaknya mengutuk keras dan mengecam aksi penyerangan dan tindakan anarkisme serta main hakim sendiri yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut.

"Kami mendukung aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas oknum - oknum pelaku penyerangan," kata Arif kepada hariankota.com dan awak media lain saat di Mapolresta Solo, Minggu (9/8/2020).

Ia menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum, maka mestinya segala persoalan diselesaikan melalui jalur hukum yang ada, tidak boleh main hakim sendiri dengan alasan apapun.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai yang menemui perwakilan pengurus GP Ansor Cabang Solo di kantornya mengatakan, pihaknya mengapresiasi pernyataan sikap dan dukungan yang diberikan untuk mengusut tuntas mencari pelaku pengeroyokan tersebut.

"Negara kita ini Bhinneka Tunggal Ika, artinya perbedaan itu diakui oleh negara. Ini adalah negara hukum, oleh karena itu tidak (boleh) ada kelompok - kelompok intoleran di negara ini," ujar Kapolresta.

Menyinggung tentang perkembangan penyelidikan dalam mengungkap identitas para pelaku, Kapolresta mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan di lapangan. Sedangkan untuk kondisi korban pengeroyokan disebutkan, sudah mendapat perawatan dan dalam keadaan baik.

"Dari kejadian ini, kami menghimbau kepada masyarakat, ketika akan menggelar hajatan, atau acara apapun agar memberitahu kepada petugas. Setidaknya kepada Bhabinkamtibmas agar dapat melakukan pengamanan," pungkasnya. 


Jurnalis : Sapto NugrohoEditor : Mahardika

Share this Article :