Rekomendasi

Corona Masih Jadi Ancaman, Pemkab Sukoharjo Batasi Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-75 RI

Jumat, 14 Agustus 2020 : 15.14
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Tidak seperti perayaan di tahun - tahun sebelumnya, kali ini ditengah wabah Covid-19 dan perpanjangan status Kejadian Luar Biasa (KLB) sejumlah agenda Peringatan Kemerdekaan ke -75 RI di Kabupaten Sukoharjo mengalami banyak pengurangan.

Sekretariat penyelenggara kegiatan peringatan HUT Kemerdekaaan Ke-75 RI tingkat kabupaten, Ari Haryanto yang juga Kabag Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo mengatakan, tahun ini garis besarnya hanya ada dua kegiatan.

"Kegiatan pertama, mendengarkan pidato Bapak Presiden RI dalam rangka peringatan Kemerdekaan Ke-75 RI yang disiarkan melalui sidang paripurna DPRD Sukoharjo pagi tadi," kata Ari kepada hariankota.com, Jum'at (14/8/2020).

Kemudian agenda kegiatan kedua adalah, mengikuti secara virtual upacara pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus yang digelar pemerintah pusat dengan jumlah peserta sangat terbatas sesuai ketentuan prosedur protokol kesehatan.

"Upacara detik - detik proklamasi nanti secara virtual kami mengikuti upacara yang digelar pemerintah ditingkat pusat. Tempatnya di Gedung Menara Wijaya dilantai 10. Peserta kami batasi,"  jelasnya.

Selain itu, menurut Ari juga ada upacara bendera oleh masing - masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dilakukan secara gabungan dengan jumlah peserta tetap mematuhi ketentuan protokol kesehatan.

"Untuk ditingkat Sekda, nanti kami laksanakan di halaman kantor Sekda dengan peserta kurang lebih sekitar 30 orang, ditambah korps musik dan sejumlah petugas pendukung lainnya," sebut Ari.

Sementara itu, jika biasanya setiap perayaan kemerdekaan RI masyarakat selalu memeriahkan dengan menggelar kegiatan berupa lomba - lomba, maka untuk tahun ini dihimbau untuk tidak diselenggarakan.

"Mengingat untuk kerumunanan massa merupakan salah satu potensi munculnya klaster baru penularan Covid-19, sehingga untuk lomba - lomba ditingkat kabupaten ditiadakan. Demikian pula ditingkat RT (kampung-Red) sebaiknya juga tidak. Kami menghimbau untuk tidak dilaksanakan," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :