Rekomendasi

Gandeng Akademisi, Putri Koster Jadikan Bunga Kasna Bahan Baku Dupa Dan Parfum

Sabtu, 22 Agustus 2020 : 22.35
Published by Hariankota
KARANGASEM  - Gandeng Fakultas Pertanian UNUD untuk menciptakan bahan baku dupa dan parfum dari Bunga Kasna (Edelweis), Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster berupaya membangkitkan semangat warga petani dalam meningkatkan pembudidayaan bunga Kasna. Dengan menggalakkan budidaya bunga Kasna, akan mampu memutar perekonomian di daerah pedesaan. 

Hal tersebut disampaikan Putri saat  menghadiri upacara 'Ngatag' yang bertepatan dengan rahinan Tumpek Uduh, di Taman Edelweis di wilayah Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (22/8).

Putri Koster sebut bunga Kasna atau biasa disebut bunga Edelweis, hanya bisa tumbuh di tempat atau di dataran tinggi, bersuhu dingin dan tanah dengan karakter berpasir. Tanaman ini bisa dilihat terhampar di atas lahan seluas 1 hektar di wilayah Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Jika dikaitkan dengan fungsinya, Bunga Kasna sangat diperlukan sebagai salah satu sarana 'banten' yang digunakan saat rahinan Galungan saja, sehingga setelah itu pemanfaatan bunga ini akan berhenti sejenak, dalam artian Bunga Kasna hanya digunakan setiap enam  bulan sekali.

"Untuk itu kita berupaya menjadikan bunga Kasna sebagai bahan baku untuk membuat dupa dan parfum," jelasnya.

Selain itu kedepannya juga akan menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Udayana untuk menciptakan bahan baku dupa dan parfum tersebut, sehingga petani Bunga Kasna kembali bergairah untuk menanam dan merawat tanaman indah ini.

"Sebagai warga lokal kita harus jeli melihat peluang, jangan sampai kita hanya menjadi penonton dari sumber daya yang kita miliki dan harusnya bisa kita kembangkan," pesan Putri Koster.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :