Rekomendasi

Jembrana Cocok Untuk Lahan Perkebunan

Kamis, 20 Agustus 2020 : 22.41
Published by Hariankota
JEMBRANA - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana sebut  Kabupaten Jembrana memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas perkebunan.

"Seperti komoditas kelapa, kakao, cengkeh, dan panili," jelasnya, Kamis (20/8/2020).

Khusus komoditas kakao di Jembrana,  luasan kebun kakao merupakan terbesar di Bali yang mencapai 43,25 persen. Dan merupakan kabupaten yang memiliki konsen untuk mewujudkan Kakao Fermentasi di Bali.

Sedangkan harga Kakao di  Jembrana sangat spesifik berkisar antara Rp 58.000 sampai 60.000 per Kg, dan mungkin ini merupakan harga kakao fermentasi termahal di Indonesia.

Sementara itu total produksi kakao Bali yang mencapai sekitar 4.849 ton, maka target biji kakao yang diolah menjadi kakao fermentasi pada tahun ini sekitar 1.000 ton, dan akan dipenuhi sekurangnya 600 ton dari Kabupaten Jembrana untuk kebutuhan pasar ekspor.

"Hari ini kita  melaunching sebanyak 10 ton Kakao Fermentasi ke Osaka Jepang," tutupnya


Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :