Rekomendasi

Jika Memenuhi Syarat, UMKM Dapat Bantuan Modal Uang Tunai

Sabtu, 08 Agustus 2020 : 20.34
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Beberapa waktu lalu pemerintah pusat mengumumkan dua program baru untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam melewati masa pandemi Covid-19. Kedua program tersebut, yakni bantuan modal usaha berupa uang tunai Rp 2,4 juta dan kredit bunga rendah.

Di Sukoharjo,  Kepala Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) dan UKM, Sutarmo mengatakan, besaran program bantuan modal uang tunai senilai Rp 2,4 juta per UMK, dengan ketentuan, pelaku UMKM yang berminat ingin mendapat bantuan, terlebih dulu wajib melakukan pendaftaran.

“Kami membuka pendaftaran tahap dua bagi UMKM untuk program bantuan stimulus modal usaha. Pendaftaran akan kami tutup 10 Agustus nanti. Untuk tahap satu sendiri sudah menjaring sekitar 8 ribu UMKM," terang Sutarmo kepada hariankota.com, Sabtu (8/8/2020).

Menurutnya, pendaftaran tahap dua dibuka karena UMKM yang berminat untuk program tersebut masih banyak. Dan untuk pendaftaran tahap dua kali ini, disebutkan Sutarmo tidak ada pembatasan kuota. Sesuai instrukai pemerintah pusat, berapapun UMKM yang mendaftar diminta untuk diajukan.

“Yang penting punya usaha dari berbagai bidang. Bisa bidang makanan, warung angkringan, jualan mainan, dan lainnya. Pokoknya semua jenis usaha bisa didaftarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Sutarmo, pihaknya telah menyalurkan bantuan untuk UMKM usaha makanan dengan program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) dari Pemprov Jawa Tengah. Dalam JPE, bantuan diberikan dalam bentuk bahan baku, bukan uang tunai.

Untuk bantuan stimulus modal usaha kali ini, pelaku UMKM akan mendapatkan bantuan uang tunai Rp.2,4 juta dengan syarat bisa melakukan pendaftaran sendiri dengan mengisi data melalui link : https://forms.gle/6vYTezdivxi9yzb46.

"Setelah tanggal 10 Agustus, kami akan melakukan verifikasi data UMKM pemohon bantuan. Verifikasi dilakukan untuk memastikan pemohon benar-benar UMKM yang memiliki usaha aktif. Selain itu, verifikasi juga untuk memastikan tidak ada duplikasi penerima bantuan," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :