Rekomendasi

Over Muatan, Truck Koprol Terguling di Jalur Ngadiluwih-Mates

Jumat, 21 Agustus 2020 : 23.15
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Terhitung tidak sampai empat hari kejadian truck terguling sudah dua kali dengan penyebab klasik yakni tak kuat menahan beban muatan. Kali ini terjadi di ruas jalur Ngadiluwih-Matesih sebuah truck bermuatan material koprol terguling gara-gara tak kuat menahan muatan Jumat (21/08/2020).

Untung saja tak ada korban jiwa, namun jumlah kerugian ditaksir Rp2 juta rupiah. Kemacetan pun bisa terurai tak lama setelah warga dan polisi bergerak cepat lakukan evakuasi.

Menurut Waluyo (50) saksi mata warga setempat mengatakan
Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB di TKP jalur Ngadiluwih - Matesih tepatnya di dukuh Mekar Mulya Rt 05/07 Desa Matesih Kec. Matesih-Karanganyar meluncur
truck  Nopol  AD 1417 YF dari arah Karanganyar hendak setor bahan material ke Matesih. Namun naas
truck yang dikemudikan Wagimanto (45) warga Alastuwo-Kebakramat itu kehilangan kendali saat berada di tikungan Topiyogo
sehingga truck tergilincir koprol masuk ke parit sebelah utara jalan dengan posisi terbalik.

Akibatnya muatan barang material yang diangkut tumpah dijalanan dan di parit. "Untung saja saat itu tak ada motor atau pengendara yang melintas alias sepi sehingga hanya laka tunggal" ujarnya.

Sejurus saat truck terguling akhirnya banyak warga yang berbondong menyaksikan laka tersebut. Pun sempat terjadi kemacetan.

Selanjutnya warga bersama polisi bergotong-royong lakukan evakuasi truck tersebut bersama-sama. Selang setengah jam akhirnya truck berhasil dievakuasi.

Kini kasus tersebut ditangani oleh Satlantas Polres Karanganyar.

Diketahui pada dua hari  Selasa lalu (18/08/2020)  sebuah truck bermuatan pupuk juga terguling di jalur Matesih-Tawangmangu tepatnya Desa Bomo. Gara-gara kelebihan muatan truck teeguling malang di tengah jalan. Tak ada korban jiwa kerugian ditaksir Rp3 juta


Jurnalis : Benny Suryono
Editor : Mahardika

Share this Article :