Rekomendasi

Pemprov Bali Fasilitasi Pemasaran Beras Organik

Senin, 31 Agustus 2020 : 23.00
Published by Hariankota
BADUNG - Dukung pemasaran  beras organik Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali bekerjasama dengan PT. Bali Sri Organik (BSO) dan selaku produsen dengan PT. Meta Inti Duta selaku pembeli, dan PT. Jagat Raya Semesta sebagai  agen pemasaranya. 

Hal tersebut sebagai implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik berbagai program dan kegiatan telah dilakukan Pemprov Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali IB Wisnuardhana, sebut selain memfasilitasi pemasaran beras organik Bali, pihaknya juga  mensosialisasikan dan mengedukasi petani pentingnya pertanian organik.

"Dukungan lainnya berupa menyediakan pupuk dan pestisida organik, memfasilitasi kelompok tani organik dalam memperoleh sertifikat organik, termasuk memfasilitasi pemasaran produk petani yang telah melaksanakan budidaya organik," jelasnya belum lama ini.

Saat ini pihaknya juga mengupayakan pengembangan sistem pertanian organik di area persawahan seluas 250 Ha padi organik sebagai percontohan.

Untuk komoditi sayuran dilaksanakan demonstrasi plot budidaya bawang merah organik seluas 1 Ha di Desa Buahan, Kintamani.

"Sedangkan untuk komoditi perkebunan dilaksanakan kegiatan integrasi tanaman kopi dengan ternak kambing di Desa Kebon Padangan, Pupuan," lanjutnya.

Sementara itu dalam PKS tersebut   pasokan 35 ton beras organik perbulannya akan dipenuhi dari produksi Subak Sangeh (24,25 Ha), dan Subak Sengempel (4,25 Ha).

"Untuk menjamin kontinuitas (ketersediaan pasokan beras organik) juga akan dipenuhi dari subak-subak lainnya yang telah menerapkan pertanian organik," pungkasnya.


Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :