Rekomendasi

Pilkada Solo, PAN Pastikan Belum Resmi Dukung Gibran -Teguh

Sabtu, 01 Agustus 2020 : 17.39
Published by Hariankota
SOLO - Setelah ramai perbincangan Pilkada Solo bakal hambar lantaran tidak ada pasangan calon (paslon) kuat penantang Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa diluar Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo), bakal paslon perseorangan yang masih menunggu lolos verifikasi faktual.

Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan mempertimbangan wacana koalisi yang digulirkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Seperti disampaikan oleh Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah, Umar Hasyim, bahwa pihaknya tidak mau main-main dalam memberikan dukungan dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

Tujuannya agar jangan sampai muncul penilaian adanya paslon penantang Gibran -Teguh dinilai tidak serius.

"Artinya demokrasi di Solo, jangan demokrasi seolah-olah. Kami menginginkan adanya kompetisi sehat dalam ekosistem pilkada. Betul-betul demokrasi yang sehat, kompetisi di dalam pilkada betul-betul ada kompetitornya," katanya, Sabtu (1/8/2020).

Kompetitor yang serius menurut Umar, adalah yang ada potensi untuk menang. Bukan kompetitor jadi-jadian atau boneka. Karena jika yang muncul adalah kompetitor seolah - olah atau boneka, maka hal itu justru menjadi sebuah ironi.

"Kalau memang PKS serius mencalonkan (dengan berkoalisi) di luar mas Gibran, (harus) betul-betul lobi-lobi antar partai politik lebih intens dan serius," ujar Umar.

Sesuai mekanisme yang berlaku di PAN, terkait keputusan final tetap berada di tangan DPP PAN. Namun begitu, selama belum ada SK tentang siapa calon yang akan didukung, maka kemungkinan koalisi masih sangat terbuka. 

"Kami berbicara di internal, di tingkat lokal bisa seperti itu, sekali lagi keputusan di DPP. Kalau sudah diputuskan DPP, kami tidak bisa apa-apa. Kalau melawan pun yang dipakai SK DPP, jadi percuma," tandasnya.

Informasi yang didapat hariankota.com, untuk dapat mengusung paslon di Pilkada Solo melalui koalisi, sedikitnya butuh 9 kursi dukungan parpol yang memilki kursi di DPRD Kota Solo.

Diketahui, dari 45 kursi DPRD Kota Solo, 30 kursi milik PDIP pengusung Gibran- Teguh. Sementara PKS hanya memiliki 5 kursi, PAN, Gerindra, Golkar, masing - masing 3 kursi, dan sisa 1 kursi adalah PSI yang sudah sejak awal mendukung Gibran.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :