Rekomendasi

Polisi Gadungan Peras Orang Pacaran, Nyaris Perkosa Korban Perempuan

Senin, 17 Agustus 2020 : 15.55
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Kejahatan Curas dengan modus perampasan berkedok mengaku anggota Polisi diungkap jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo. Tersangka pelaku bernama Eldo Septa Setianto (28), mengincar korban yang tengah berpacaran di pematang sawah.

Modusnya, Eldo mendatangi korban dan mengaku sebagai anggota Polisi. Lalu ia berpura-pura menangkap korban dan mengajak ke kantor Polisi terdekat. Korban yang ketakutan kemudian menyerahkan hape miliknya saat diminta tersangka.

Tak cukup hanya merampas barang milik korban, pada aksinya ini, tersangka bahkan berusaha menggauli korban perempuan yang ditakutinya. Untuk melancarkan nafsunya, ia menyuruh korban laki-laki yang tak lain adalah pacar korban supaya pulang.

Ketika korban perempuan ditinggal sendirian, oleh tersangka diajak pergi ke sebuah tempat. Ditempat itu, tersangka mengajak korban perempuan berhubungan badan namun langsung ditolak.

Kesal ajakannya ditolak, tersangka sempat menganiaya korban, namun diduga karena tak kuasa mengatasi perlawanan korban yang memegang batu, akhirnya tersangka pergi. Korban yang ketakutan lantaran nyaris diperkosa kemudian mencari pertolongan.

“Saya hanya mencium dan pegang-pegang saja, tidak sampai berhubungan badan,” kata tersangka pelaku dihadapan Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat rilis ungkap kasus, Senin (17/8/2020).

Menurut Kapolres, pasangan remaja yang menjadi korban Eldo ini berinisial DWES (15), laki - laki warga Dipotrunan, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, dan TVA (14), perempuan warga Kampung Sewu, Kelurahan Sewu. Kecamatan Jebres, Solo.

"Kejadiannya pada Sabtu (18/7/2020) lalu sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban tengah pacaran di pematang sawah di Dukuh Parangjoro, Desa Parangjoro, Grogol, Sukoharjo," ungkap Kapolres.

Sedangkan tersangka pelaku sendiri merupakan warga Dukuh Cemani, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Tersangka saat itu mendatangi korban dengan mengendarai motor matic warna abu - abu Nopol AD 6873 RU.

"Setelah mendapat laporan kejadian, kami kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku. Selain itu juga mengamankan sejumlah barang bukti," ujar Bambang didampingi Kasat Reskrim AKP Nanung Nugroho.

Sejumlah barang bukti dimaksud, antara lain 1 buah helm warna silver kombinasi biru, 1 buat jaket warna hitam, 1 motor matik milik tersangka, 1 hape, dan sebuah batu.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) yang diancam dengan hukuman penjara paling lama 9 tahun," tandasnya kepada hariankota.com


Jurnalis : SaptoEditor : Mahardika

Share this Article :