Rekomendasi

Rektor UMS Kukuhkan Guru Besar Baru, Alumni Pertama Psikologi

Kamis, 13 Agustus 2020 : 18.01
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),  Sofyan Anif kembali mengukuhkan guru besar melalui daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan / live streaming) dari Auditorium Moh Djazman kampus setempat, Kamis (13/8/2020).

Kali ini giliran Prof Taufik Kasturi, S.Psi., M.Psi., Ph.D yang dikukuhkan menjadi guru besar ke-30, dan merupakan alumni pertama Psikologi UMS yang menyandang guru besar bidang ilmu psikologi umum.

Dalam pidatonya, Taufik menyampaikan tema berjudul 'Psikologi Akhlaqul Karimah untuk meningkatkan diri dan masyarakat'. Tema ini sangat urgent dan penting karena belum terjamah dalam dunia psikologi.

"Jika diibaratkan pohon, akhlaqul karimah memiliki tiga bagian, yaitu akar sebagai aqidah, batangnya adalah syariah, daun atau buahnya adalah akhlaqul karimah," terang pria yang juga menjabat Ketua Wakil Rektor III Perguruan Tinggi Muhammadiyah se- Indonesia ini.

Ditegaskan, baik buruk suatu buah tergantung dari batang dan akarnya. Baik buruknya akhlaq tergantung dari aqidah dan syariatnya. Secara fundamental akhlaq dan moralitas berbeda. Moralitas didasari dari riset para tokoh semata, sedangkan akhlaq didasari ilmu agama.

"Aklaqul karimah memegang prinsip keseimbangan. Jika diilustrasikan, kalau ada orang yang terlalu dermawan membelanjakan uang, suka mentraktir banyak orang tanpa memikirkan kebutuhan pokoknya sendiri sudah tercukupi atau belum, itu adalah contoh akhlaq yang buruk. Begitu sebaliknya jika terlalu pelit," papar Taufik.

Dalam upacara yang di hadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir secara daring ini, Rektor UMS menyampaikan ucapan selamat pada Prof Taufik. Dikatakan, UMS mendukung penuh konsep yang disampaikan mengenai psikologi akhlaqul karimah.

"Kami akan transformasikan hasilnya untuk Fakultas Pendidikan, Fakultas Keagamaan dan Fakultas Psikologi," ucap Rektor kepada hariankota,com usai upacara.

Rektor juga menyampaikan apresiasinya kepada Haedar Nashir yang telah memberi perhatian khusus atas konsep psikologi akhlaqul karimah yang dipaparkan Taufik untuk peningkatan kualitas diri, keluarga dan masyarakat.

"Kalau konsep tersebut bisa terlaksana dengan baik khususnya pada individual muslim, maka akhlak masyarakat dalam etika publik dalam kehidupan kebangsaan bisa membawa Indonesia maju. Kerja KPK akan ringan karena tidak ada korupsi, dimana akhlak pejabat sudah baik," pungkas Anif mengutip sambutan Haedar Nashir. 


Jurnalis : Sapto NugrohoEditor : Mahardika

Share this Article :