Rekomendasi

Tak Butuh Waktu Lama, Tersangka Pembunuh Satu Keluarga Ditangkap Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2020 : 18.17
Published by Hariankota
SUKOHARJO -  Jajaran Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis empat orang yang merupakan satu keluarga di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo. Penangkapan dilakukan hanya dalam waktu 3 jam setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Mapolsek Baki, Sabtu (22/8/2020) siang mengatakan, tersangka pelaku berinisial HT (41) tak lain adalah teman dekat korban. Bahkan tempat tinggalnya juga tak jauh dari lokasi kejadian.

"Motif pembunuhan karena tersangka ingin menguasai harta korban, yakni 1 unit mobil MPV rental warna putih. Sebelumnya, mobil sudah dipinjam tersangka pelaku," kata Kapolres kepada hariankota.com.

Kepada petugas, tersangka pelaku mengaku terlilit hutang hingga gelap mata nekat menghabisi nyawa korban beserta istri dan dua orang anaknya. Sedangkan mobil milik korban kemudian dijual dengan harga Rp 80 juta.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi - saksi dan setelah olah TKP pada Sabtu (22/8/2020) pukul 01.00 WIB dinihari,  pelaku berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi rumah korban. Tinggalnya masih di seputar Kecamatan Baki. Ia (pelaku-Red) ini masih kerabat akrab korban,” ungkap Kapolres

Pembunuhan dilakukan pada Rabu (19/8/2020) dinihari lalu menggunakan sebilah pisau dapur yang diambil dari dalam rumah korban.

"Untuk sementara baru satu tersangka tersebut. Namun begitu, kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk menuntaskan kasus pembunuhan ini. Kami terus melakukan pendalaman dan mohon berikan kami waktu untuk memperjelas kasus ini," ucap Kapolres.

Dari penangkapan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 buah pisau dapur yang digunakan menghabisi empat korban, dan 1 unit mobil jenis MPV warna putih Nopol AD 9125 XT milik korban yang sempat dijual tersangka namun berhasil dilacak polisi.

"Untuk jerat pasal yang dikenakan , yakni pasal 365 KUHP junto pasal 338 dan pasal 340 KUHP. Ancamannya hukuman maksimal seumur hidup,” tegas Bambang.

Seperti diketahui, warga Desa Duwet Jum'at (21/8/2020) malam, digegerkan dengan temuan empat korban meninggal yang masih satu keluarga, terdiri Suranto (suami), Sri Handayani (istri), Rafael Refalino Ilham (anak SD) dan Dinar Alvian Hafidz (anak TK). Jasad mereka baru diketahui selang tiga hari setelah kejadian lantaran mengeluarkan bau tak sedap.


Jurnalis : Sapto Nugroho
Editor : Mahardika

Share this Article :