Rekomendasi

Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Sukoharjo Gulung Lima Tersangka

Senin, 03 Agustus 2020 : 17.42
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Lima tersangka terdiri kurir dan pengedar narkoba jenis sabu berhasil diringkus Satres Narkoba Polres Sukoharjo dari sejumlah lokasi. Dari penangkapan ini, didapat keterangan, bahwa sabu disebutkan juga dipasok dari penghuni Lapas di Semarang.

Kelima tersangka, masing-masing berinisial SDC (30), warga Sumber, Banjarsari, Solo, merupahkan pengguna dan juga pengedar. SP (33), warga Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta namun tinggal di rumah kos di Dukuh Cucukan RT 02/RW 04, Desa Wirogunan, Kartasura. Ia juga pengguna dan kurir.

"SDC ini seorang perempuan. Ia kami tangkap berdasarkan laporan masyarkat pada Kamis (9/7/2020) lalu dikamar kosnya. Saat itu kami temukan barang bukti sisa sabu, dan kebetukan, ia juga tengah menunggu kiriman sabu dari SP," terang Kasatres Narkoba Polres Sukoharjo, AKP Agus Syamsudin mewakili Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas, saat rilis di Mapolres, Senin (3/8/2020).

Berdasarkan keterangan yang didapat dari tersangka SDC dan dikuatkan oleh pengakuan SP, bahwa distribusi sabu dikendalikan oleh penghuni Lapas Kota Semarang. Dari keterangan itu, Agus menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran di lapangan.

Kemudian tiga tersangka berikutnya adalah, YKR (21) warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo ; NBP (17), warga Gentan, Baki, Sukoharjo ; dan TP (21), warga Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo. Bertiga diringkus pada 3 Juli 2020 di sebuah rumah kos di Dukuh Sumbulan Lor, Desa Makamhaji, Kartasura.

"Tiga orang tersangka (YKR, NBP dan TP) saat kami tangkap berada di salah satu kamar kos di Dukuh Sumbulan Lor, Makamhaji. Ketiganya kami dapati sedang mengkonsumsi narkotika golongan I bukan tanaman, yakni sabu," jelas Kasatres Narkoba kepada hariankota.com

Dari penangkapan lima tersangka ini, dari SDC didapat barang bukti 1 buah plastik klip berisi sabu,1 hape warna putih, 1 timbangan digital, 1 bendel plastik klip, 1 bong alat hisap, dan 1 lembar kertas catatan jual beli sabu.

Sedangkan barang bukti dari tangan SP berupa, sabu total sekira 50 gram dibungkus plastik klip masing - masing isi 5 gram, 1  jaket jeans biru, 1 hape , 1 ATM, dan 1 sepeda motor hitam nopol AD 3829 K.

Untuk barang bukti dari tiga tersangka lainnya (YKR, NBP dan SP), berupa 1 plastik berisi sabu yang digulung menggunakan kertas putih dengan diisolasi warna hitam, 3 hape beserta SIM Card, 1 kartu ATM, 1 bong alat hisap sabu, 1 korek api, dan 1 sepeda motor warna hitam.

Dengan adanya fakta laporan polisi, keterangan saksi, keterangan tersangka serta dikuatkan dengan barang bukti yang disita, maka para tersangka dijerat pelanggaran pasal 114 (1) subsider pasal 112 (1) jo pasal 132 (1) subsider pasal 127 (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancamannya hukuman kurungan  penjara paling singkat 4 Tahun, paling lama 12 Tahun," pungkasnya. 


Jurnalis : Sapto NugrohoEditor : Mahardika

Share this Article :