Rekomendasi

Gubernur Beri Apresiasi Bagi Atlet Berprestasi

Kamis, 03 September 2020 : 19.11
Published by Hariankota
DENPASAR - Gubernur Bali I Wayan Koster akan merestrukturisasi berbagai kebijakan Pemprov Bali terkait bidang olahraga. Agar kedepannya bisa  mewujudkan olahraga Bali yang berprestasi, terutama kaitannya dalam mewujudkan sport tourism yang menjadi alternatif sektor pariwisata Bali selain keindahan alam dan budayanya.

Gubernur Koster sembari meminta KONI memetakan cabang olahraga yang atlet-atletnya unggul untuk lebih didorong menjadi atlet berprestasi. Selain itu juga meminta  Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Provinsi Bali (Disdikpora) Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mendata atlet-atlet berprestasi, minimal di Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Untuk atlet yang sudah tamat sekolah atau kuliah dan ingin bekerja, namun belum mendapatkan pekerjaan, nanti kami bantu untuk diangkat sebagai tenaga kontrak dulu untuk sementara. Sambil menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Pemuda Olahraga,” paparnya, Kamis (3/9/2020).

Gubernur Koster juga sebut daerah yang bermartabat adalah daerah yang mampu menghargai jasa-jasa mereka yang mengharumkan dan mengangkat nama daerahnya.

"Ya seperti atlet-atlet ini, seniman dan lain sebagainya. Kita akan siapkan penghargaan khusus bagi mereka,” tandas  Gubernur Koster.

Kadis Dikpora Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa bahwa atlet-atlet berprestasi yang memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah dalam tahap pengajuan ke Kemenpora.

"Namun karena terkendala penyebaran pandemi Covid-19, keputusan dari Kemenpora belum keluar hingga saat ini," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi pada kesempatan itu meminta perhatian terhadap fasilitas dan pembinaan olahraga Bali. Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Gubernur Koster kepada atlet-atlet Bali yang berprestasi.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang dikeluarkan Pemprov Bali, sekecil apa pun, bahkan seribu rupiah pun anggaran dari pemerintah daerah harus bermanfaat demi kemajuan olahraga Bali. Dan kami sangat mendukung upaya Pemprov Bali dalam mewujudkan sport tourism Bali. Kami akan mendukung dari segi kemajuan prestasi atlet-atletnya,” ucapnya.

Perhatian Gubernur Koster tidak hanya semata kepada pelaku olahraga yang masih aktif berprestasi. Sejumlah mantan atlet senior era tahun 80-an hingga 90 an tak luput dari perhatiannya. Setelah sebelumnya juga diterima di tempat, namun waktu yang berbeda.

Mereka di antaranya, atlet pencak silat Ni Made Wahyuni peraih dua kali medali emas ajang Kejuaraan Dunia Tahun 1988 di Malaysia dan Tahun 1994 di Thailand, berikutnya atlet tinju Pino Bahari peraih medali emas pada Asean Games 1990 di Beijing China, Oka Sulaksana atlet layar peraih prestasi medali emas tiga kali berturut –turut pada kejuaraan Asean Games 1994 Jepang - Asean Games 1998 Bangkok Thailand - Asean Games 2002 Busan Korea Selatan. Tak ketinggalnya pula Mudiani (atlet lempar lembing), I Wayan Mudra (atlet pencak silat) dan Ni Wayan Bandengwati (atlet pencak silat).



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :