Rekomendasi

Gunakan Pakaian Khas Jawa, Dua Kandidat Dalam Pilwalkot Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Solo 2020

Sabtu, 26 September 2020 : 18.24
Published by Hariankota
SOLO- Gunakan pakaian adat tradidional dua paslon yang akan berkompetisi dalam Pilwalkot Solo Gibran -Teguh dan Bajo sepakat pilih busana tradisional Jawa saat hadir dalam penandatanganan pakta integritas pasangan calon dan deklarasi kampanye damai Pilkada Solo 2020 di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (26/9/2020).

Pasangan Gibran-Teguh Jawa beskap landung lurik dipadukan dengan jarik, ikat kepala, dan sepatu selop hitam. Sementara pasangan Bagyon Wahyono-FX Suparjo (Bajo)  menggunakan busana beskap warna hitam dengan jarik, dan dilengkap dengan blangkon. 

"Pilkada tahun ini kondisinya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini suasana pilkada masih dalam masa pandemi Covid-19. Kali ini pelaksanaanya harus menerapkan protokol kesehatan ketat," jelas Nurul Sutarti, Sabtu (26/9/2020). 

Disebutkan Nurul semua  paslon beserta para pendukung dan juga simpatisan agar semuanya bisa mematuhi aturan yang berlaku. Yakni  Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 13 tahun 2020.

"Salah satunya semua bentuk kegiatan (mengundang massa) ditiadakan, antara lain adalah bazar, konser musik, dan perlombaan," imbuhnya. 

Sedangkan untuk agenda pertemuan (dialog) juga dibatasi maksimal 50 orang dengan memperhatikan kapasitas ruangan dengan jaga jarak minimal 1 meter. 

Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi damai dan penandatanganan pakta integritas penegakan protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19 pada Pilkada Solo 2020.


Acara penandatanganan pakta integritas tersebut digelar KPU Solo bersama Bawaslu Solo, Polresta Solo, Kodim 0735/Solo, Pemkot Solo serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Solo.


Jurnalis : dya
Editor : Mahardika

Share this Article :