Rekomendasi

Isolasi Mandiri Berpotensi Menambah Penularan, GTPP Covid-19 Buleleng Berencana Ubah Sketma Penanganan

Jumat, 18 September 2020 : 22.33
Published by Hariankota

BULELENG -Pelaksanaan isolasi mandiri pasien Covid-19 yang dilaksanakan secara longgar berpotensi meningkatkan klaster penularan.Untuk itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan(GTPP)Covid-19 Buleleng berencana mengubah skema penanganan pasien covid-19. Utamanya pada pasien yang tidak ada gejala.

Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng,Bali,Putu Agus Suradnyana selaku Ketua GTPP Covid-19 Buleleng,Jumat (18/9/2020). Pihaknya ingin menerapkan kembali skema isolasi yang dilakukan di hotel atau tempat khusus.

“Sejak diterapkannya isolasi mandiri terhadap pasien Covid-19 yang tidak bergejala, ada kelonggaran sehingga terjadi peningkatan klaster penularan. Saya juga telah membicarakan ini kepada GTPP Covid-19 Provinsi Bali,” ujarnya seperti dikutip dari InfoPublik.id.

Penerapan skema isolasi mandiri ini diberlakukan untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala (asimtomatik) serta pasien dengan gejala ringan (simtomatik). Hal ini telah dibahas bersama dengan GTPP Covid-19 Provinsi Bali. Namun  GTPP Covid-19 Provinsi Bali juga tengah melihat aturan terbaru dari Satgas pusat.

“Karena apapun yang sifatnya penganggaran muaranya pasti ke aturan hukum yang berlaku. Sehingga kami belum bisa bertindak sebelum ada keputusan dari pusat,” jelas Agus Suradnyana.

Sebelumnya, lanjut Agus Suradnyana penanganan Covid-19 di Buleleng sudah sangat ketat. Sehingga kasus terkonfirmasi Covid-19 terus mengalami penurunan. Bahkan hampir mencapai titik nol.

GTPP Covid-19 Buleleng saat ini terus menekankan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Pemakaian masker dan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan di masyarakat yang menimbulkan keramaian," kata mantan anggota DPRD Provinsi Bali itu.

Menurutnya, hal sederhana yang dapat dilakukan saat ini untuk menghindari paparan Covid-19 yakni tetap memakai masker ketika melakukan kegiatan, jaga jarak satu sama lainnya.

“Ingat juga rajin berolahraga, atur pola hidup yang bersih dan sehat, itu saja sangat sederhana,” pungkas Agus Suradnyana. 


Reporter: Jumali
Penulis : Jumali
Editor : Mahardika

Share this Article :