Rekomendasi

Kemenkes RI Kolaborasi Gandeng Pemprov Bali Untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 : 23.25
Published by Hariankota
DENPASAR - Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berkolaborasi dengan delapan pemerintah provinsi (Pemprov) di Indonesia termasuk Pemprov Bali.

Mengawali kunjungannya selama tiga hari di Bali, rombongan ini pada Jumat (18/9), bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Rapat Balai Gajah, Jayasabha, Denpasar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Koster menjelaskan sejumlah aksi nyata yang telah  dilaksanakan Pemprov Bali bersama Kapolda Bali dan Pangdam IX/ Udayana dalam rangka percepatan penangan pandemi Covid-19 di Pulau Dewata.

Hasilnya belakangan telah menunjukkan hasil untuk  menurunkan angka kasus Covid-19 di Bali.

"Ditambah adanya Surat edaran (SE, red) bersama FKUB dan PHDI, yang sepakat membatasi aktivitas masyarakat serta penerapan protokol kesehatan (Prokes)," jelas Coster.

Gubernur Koster juga menyebut  pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana serta bupati/walikota  se- Bali sebagai respon meningkatnya kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19.

 "Kita lakukan koordinasi, secara intensif, langkah pencegahan dan penanganan. Ternyata ada kemajuan, setelah 14 September sudah ada penurunan jumlah kasus baru per hari. Namun menurut saya ini belum cukup, masih harus dikontrol lagi agar kasus baru bisa benar-benar bisa ditekan ke angka minimal, seperti dulu," tegas Coster.

Sejumlah aksi yang dilaksanakan dengan jajaran Polda dan  Pangdam, antara lain membatasi kegiatan masyarakat seperti perkantoran, pasar hingga tempat wisata.

"Sebagai destinasi wisata dunia Bali diharap bisa jadi wajah penanganan Covid-19 di indonesia," lanjut Gubernur Coster.


Sementara itu dr Daniel Tjen , Staf Khusus Kementerian Kesehatan menjelaskan kunjungan tim Kemenkes ini sesuai arahan Presiden Jokowi melalui Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

 "Ada delapan provinsi yang diprioritaskan (untuk penanganan Covid-19,). Dan intinya bersama dengan gubernur dan jajaran, berkolaborasi, agar target yang diberikan Presiden (percepatan penanganan Covid-19 dalam 14 hari red,) bisa dicapai," terang mantan Direktur Kesehatan TNI ini.

Menurutnya, keberhasilan penanganan Covid-19 di Bali akan sangat berperan terhadap pandangan dunia terhadap Indonesia.

"Bali sebenarnya sudah bagus. Sekarang kita berupaya meningkatkan kepatuhan dalam Prokes sesuai kearifan lokal untuk memutus mata rantai penularan. Tidak perlu tunggu vaksin, mulai dari diri kita, dengan taat Prokes  adalah cara paling efektif, masif dan nurah untuk tekan kasus baru," tutupnya.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :