Rekomendasi

Kodim Dukung Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Selasa, 08 September 2020 : 15.02
Published by Hariankota
BULELENG  -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng gelar operasi gabungan yang juga melibatkan personil TNI/Polri dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Buleleng, Bali.

Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhammad Windra Lisrianto sebut TNI akan  dukungan penuh kepada pemerintah daerah terkait penegakan disiplin prokes menjadi tugas TNI saat ini.

"Pastinya sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung setiap upaya penegakan disiplin penerapan prokes oleh pemerintah baik itu pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” tegas Dandim Buleleng,  Selasa (8/9/2020).

Pihaknya juga mendukung keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 46 tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng Nomor 41 tahun 2020 tentang penerapan disiplin serta penegakan hukum prokes.

"Penegakan disiplin dilakukan karena peningkatan kasus Covid-19 saat ini begitu masif," imbuhnya.

Untuk itu lanjut Dandim, TNI akan mengawal terus dua aturan tersebut.  Sesuai juga dengan perintah Presiden RI agar TNI dan Polri mendukung langkah yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendisiplinkan dan menegakkan prokes guna memutus rantai penyebaran virus covid-19.

"Kita dukung terus upaya pemerintah dalam mendisiplinkan dan menegakkan prokes guna memutus rantai penyebaran virus covid-19," tandanya.

Hal itu juga sejalan dengan  perintah dari Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana dan Komandan Korem (Danrem) 163/Wirasatya, Kodim 1609/Buleleng mendapat perintah untuk melaksanakan operasi gabungan pendisiplinan pemakaian masker bersama dengan pemerintah daerah.

Koordinasi juga dilakukan dengan Kepala Satpol PP Buleleng sebagai leading sektor. Termasuk dengan pihak kepolisian, pecalang (pengamanan adat), serta aparat desa. 

Kegiatan ini dilakukan bersama-sama dan tujuannya hanya satu untuk menyadarkan masyarakat agar menjaga diri dan juga orang-orang yang ada di sekelilingnya. 

"Selama belum ditemukan vaksin, benteng pertahanan terbaik yang bisa kita lakukan adalah menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutupnya. 



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :