Rekomendasi

Lewat Fashion Contest, Penghuni Kios The Kalih Memperkenalkan Produk UMKM-nya

Minggu, 20 September 2020 : 19.09
Published by Hariankota
SOLO - Setelah sejumlah kios nyaris kosong tak ada penghuni lantaran Covid-19, kini oleh puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung di Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara Cabang Solo, lantai dua Pusat Grosir Solo (PGS) kembali dihidupkan dengan konsep baru dengan nama The Kalih.

Dengan melihat peluang dan target pasar dalam jangka panjang, para pelaku UMKM ini menjajal memulai dengan konsep baru usaha yang jenisnya lebih beragam, seperti kuliner, fesyen, aksesoris, atau pun lainnya dengan harapan akan lebih banyak peluang mendatangkan pengunjung.

Tak hanya itu, sejumlah even rutin juga diadakan untuk mempromosikan produk anggotanya yang sebagian besar merupakan produk rumahan atau home industri. Salah satu even itu adalah fashion show produk yang juga dipasarkan di kios para pelaku UMKM di The Kalih.

"Even (fashion show) ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendongkrak pemasaran produk UMKM. Selain itu, kami juga telah membentuk tim medsos untuk memperkenalkan tempat ini kepada masyarakat," kata Agung Indaryono Ketua UKM dan IKM Nusantara Cabang Solo sekaligus pengelola The Kalih saat ditemui hariankota.com disela acara, Minggu (20/9/2020).

Tidak hanya melalui even fashion, dalam upayanya mengangkat dan pemasaran produk UMKM yang saat ini berada di The Kalih, Agung mengaku juga mendapat dukungan dari beberapa seniman yang siap membantu meramaikan secara cuma - cuma.

"Jadi tidak hanya even fashion saja, kami upayakan tiap hari ada live music yang dibantu oleh teman- teman dan itu gratis. Mereka gotong royong berusaha agar tempat ini lebih banyak dikenal masyarakat," jelasnya.

Diakui kumpulan pelaku UMKM yang menempati kios lantai dua PGS dengan nama The Kalih belum begitu dikenal masyarakat. Hal itu bisa dimaklumi lantaran MoU pengelolaan baru diteken oleh Agung dan pihak PGS baru sekira tiga bulan lalu.

"Dalam MoU itu, kami diserahi mengelola sebanyak 307 kios. Namun saat ini baru bisa operasional sebanyak 60 kios. Mungkin dengan situasi dan kondisi Covid-19 saat ini, bisa jadi manajemen PGS masih perlu banyak membutuhkan pertimbangan. Karena secara manajemen, The Kalih termasuk bagian dari PGS," tegasnya.

Terkait penyelenggaraan Fashion Contest, Ketua Panitia, Ruth Sri Sabdaningsih mengatakan, sebenarnya banyak kegiatan yang sudah diagendakan, namun karena masih pandemi akhirnya hanya hanya fashion show yang dapat dilaksanakan.

"Ini saja yang terlibat hanya remaja dan orang dewasa, karena untuk anak - anak belum boleh masuk ke pusat perbelanjaan. Padahal kalau anak - anak bisa ikut acara ini, setidaknya mereka pasti diantar orang tua masing- masing dan pada akhirnya akan mengetahui atau mungkin berbelanja disini," tuturnya.

Diketahui, meskipun MoU sudah diteken sejak tiga bulan silam, namun rupanya para pelaku UMKM baru bisa beroperasi menempati kios di The Kalih seminggu lalu menggunakan sistem bagi hasil keuntungan atau sharing provit dengan manajemen PGS sebesar 30 :70.

"Saat ini, keinginan kami adalah ingin mengangkat para pelaku UMKM yang ada disini. Saya sebagai ketua panitia mewakili yang ada disini, akan terus berupaya bagaimana agar kami dikenal masyarakat," tegas Ruth yang mengaku juga memiliki kios di The Kalih. 




Jurnalis : Sapto Nugroho
Editor : Mahardika

Share this Article :