Rekomendasi

Mojokerto Miliki Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

Kamis, 17 September 2020 : 22.38
Published by Hariankota
MOJOKERTO - Usai Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19,  Pemerintah Kota Mojokerto juga tak mau ketinggalan.

Tim Hunter Pelanggar Protkes Covid-19 ini disiapkan untuk bisa mendorong penegakkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga  meresmikan tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Peresmian ini dilakukan bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Komandan Kodim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto dan Plt
Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto .

Berbagai instrumen perundang-undangan pun diterbitkan baik dari pemerintah pusat berupa Inpres, Perpres, Pergub, bahkan sampai tingkat daerah. Begitu juga dari Pemerintah Kota Mojokerto dengan menerbitkan Perwali No.55 Tahun 2020.

"Disiplin protokol kesehatan ini harus ditegakkan.vProses sosialisasi dan edukasi sudah cukup diberikan, maka selanjutnya adalah proses penegakannya. Secara nasional Operasi Yustisi sudah dimulai sejak Senin (14/9/2020),” paparnya. 

Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 merupakan gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan masyarakat. Bukan hanya personil saja yang disiapkan, termasuk kendaraan tim untuk operasional juga disiapkan.

Berupa 1 (satu) unit truck Satpol PP mobil tim pemburu, 12 (dua bela) unit kendaraan roda dua Polisi, 1 (satu) unit mobil patroli TNI, 1 (satu) unit mobil dobel cabin Samapta.

"Operasi Yustisi telah dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum berbagai regulasi yang ada. Termasuk salah satunya dengan Operasi Yustisi secara nasional, untuk mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan," tandasnya.  

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, sasaran Operasi Yustisi ada yang mobile ada yang stasioner. Untuk yang stasioner adalah bagi mereka yang menggunakan ruang publik khususnya jalan.

"Sedangan yang mobile pemburu ini buat mereka yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti masyarakat yang sering berkerumun," paparnya.  

Pihaknya sangat berharap setelah masyarakat diedukasi, maka selanjutnya difasilitasi dengan menyiapkan masker, tempat cuci tangan. 

"Sudah saatnya masyarakat kita berikan upaya-upaya penegakkan hukum, agar mereka lebih taat kepada protokol kesehatan,” pesan Kapolres. 





Jurnalis : Arifin
Editor : Mahardika

Share this Article :