Rekomendasi

Pandemi Covid-19, Pariwisata Bali Tetap Gelar Promosi Melalui Digitalisasi

Minggu, 06 September 2020 : 00.17
Published by Hariankota
DENPASAR - Selama masa pandemi Covid-19, Bali yang merupakan pusat barometer pariwisata di Indonesia mengalami kerugian mencapai hingga 9,7 trilyun akibat dampak penutupan pariwisata.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi narasumber dalam program SESPIBI (Sekolah Pimpinan Tinggi Bank Indonesia), Jumat (4/9) kemarin. 

Indonesia sampai saat ini belum membuka destinasi pariwisata akibat semakin banyaknya kasus positif Covid-19 setiap harinya, Bali yang memiliki sekitar 354 destinasi terus mencoba melakukan pembenahan termasuk wajib menyiapkan sarana protokol kesehatan bagi pemilik usaha.

Pandemi Covid-19 meluluhlantakan perekonomian bali selama hampir enam (6) bulan belakangan, sehingga pertumbuhan ekonomi Bali berada paling bawah di Indonesia mencapai 10,98 minus kontraksi terdalam d Indonesia pada triwulan pertama adalah 1,14%.

"Meski pariwisata belum dibuka, namun 
 promosi melalui digitalisasi tetap dijalankan.  Hal ini dilakukan sebagai kesiapan untuk pariwisata ke depan," jelas Wagub Cok Ace seperti dilansir dari situs resmi pemprov Bali. 

Pandemi Covid-19 ini mengajarkan agar semua pihak khususnya pelaku wisata mulai melakukan pembenahan terutama dalam menjaring klaster wisatawan yang bertujuan mendapatkan atau meningkatkan kualitas pariwisata. 

Dimana pariwisata ke depan tidak hanya memberikan pertumbuhan ekonomi spesifik terhadap para pelaku dan pengusaha saja.

"Melainkan pariwisata yang berkualitas diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan kualitas hidup bagi masyarakat Bali secara menyeluruh," imbuhnya.  

Dalam penanganan Covid-19 lanjut Cok Ace, Pemerintah Daerah secara serius melakukan sejumlah upaya untuk kembali dapat memulihkan perekonomian bali, segala sesuatu diharapkan dapat di bantu dan didukung oleh masyarakat luasnya. 



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika


Share this Article :