Rekomendasi

Pembelajaran Online di Masa Pandemi Dijadikan Momentum Pendidikan Menuju Digitalisasi.

Kamis, 03 September 2020 : 19.12
Published by Hariankota
DENPASAR - Pembelajaran sistem online selama masa pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi dunia pendidikan menuju arah  digitalisasi.

Dukung sistem pembelajaran online selama masa pandemi Covid-19 ini, Gubernur Bali gandeng PT Telkomsel melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh.

Cara belajar daring ini juga momentum bagus bagi para siswa kita untuk lebih terbiasa memanfaatkan teknologi digital. Namun menurut dia, hal itu bukan berarti sepenuhnya harus meninggalkan metode pembelajaran konvensional.

"Justru ke depan perlu ada kombinasi antara metode pembelajaran konvensional dengan digital. Bisa lebih efisien, mengurangi biaya, seperti perlengkapan sekolah," paparnya, Kamis (3/9/2020). 

Meski demikian nantinya harus ada SOP yang jelas mengenai hal ini. Dirancang dan disusun secara permanen. Provinsi Bali bisa jadi pelopor. Bisa jadi contoh untuk daerah lain

PT Telkomsel memberikan dukungan bantuan terhadap para siswa di Bali mengikuti pembelajaran secara daring pada masa pandemi. Berupa 150 ribu kartu perdana gratis untuk pelajar dengan kuota masing-masing 10 GB yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali.

"Saya ucapkan terima kasih, terlebih (paket data, red) ini sangat dibutuhkan para murid. Kita memulai dari bantuan kuota dulu, sebelum nantinya kita buatkan sistem untuk pendidikan di Bali," papar Gubernur.

Sales Director PT Telkomsel Ririn Wirdayani mengaskan bahwa pihaknya komit membantu dunia pendidikan khususnya di Bali.

"Sesuai pula dengan instruksi pemerintah pusat, dan kami ingin pastikan semua murid, guru, tenaga pengajar lain, menggunakan sarana yang tepat," ujarnya.


Program ini  menyasar hampir sekitar 600 sekolah dari tingkat SMA/SMK hingga SMP sederajat di Bali. Tahap pertama didistribusikan 150 ribu kartu perdana dengan kuota gratis 10 GB untuk siswa di 600 sekolah di Bali.

"Kuota ini digunakan untuk mengakses situs-situs pembelajaran dan mendukung belajar daring. Mudah-mudahan dengan ini kita bersama mendukung anak terus belajar meskipun belum bisa ke sekolah," pungkasnya.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :