Rekomendasi

Pengamanan Pilkada, Polres Sukoharjo Waspadai Dua Potensi Kerawanan

Kamis, 03 September 2020 : 15.14
Published by Hariankota
SUKOHARJO -  Berdasakan rilis Bawaslu beberapa waktu lalu, Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu daerah yang memilki angka Indek Kerawanan Pilkada (IKP) tiinggi di Jawa Tengah. Sedikitnya ada dua kerawanan yang akan dijadikan fokus Polres Sukoharjo dalam pengamanan penyelenggaraan Pikada pada 9 Desember nanti.

Kepada hariankota.com, Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menyebut, dua kerawanan yang diwaspadai tersebut adalah, maraknya berita hoax atau kabar bohong dan politik identitas yang berujung pada intoleransi.

"Berita-berita hoax atau berita bohong yang disampaikan terutama melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis, yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persaudaran," kata Kapolres usai gelar pasukan pengamanan Pilkada di Alun - Alun Satya Negara, Sukoharjo, Kamis (3/9/2020).

Mengantisipasi terjadinya hal itu, nantinya tim siber Polres Sukoharjo akan memantau aktivitas media sosial, utamanya terkait dinamika Pilkada.

"Penyebaran berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam ajang pemelihan merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis. Kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas,” tandas Kapolres.

Ia berharap, melihat konteks pelaksanaan Pilkada ini, sedapat mungkin opini masyarakat diarahkan bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara kubu yang satu dengan kubu yang lain.

"Pilkada ini untuk memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin, momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilih," tuturnya.

Sebagai bukti keseriusan Polres Sukoharjo dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkada, sebanyak 3.900 personil gabungan dari berbagai unsur, terdiri TNI-Polri dan elemen lain telah disiapkan. Mereka akan disebar ke berbagai tempat.

"Oleh karenanya, kami mengajak seluruh stake holders terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi jika ada  hambatan- hambatan dalam penyelenggaraan Pilkada," pungkasnya. 





Jurnalis : SaptoEditor : Mahardika

Share this Article :