Rekomendasi

Polda Bali Dukung Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 10 September 2020 : 23.45
Published by Hariankota
DENPASAR - Polda Bali Dukung Pemprov dalam Penegakan Disiplin Prokes Covid-19, berupaya mendukung langkah Pemprov Bali terkait upaya penegakan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah makin meluasnya penyebaran Covid-19.

Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha sebut beberapa daerah Bali yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan trend peningkatan kasus positif dan kematian.

"Trend peningkatan kasus Covid-19 di Bali antara lain disebabkan menurunnya disiplin masyarakat dalam menerapkan prokes di masa adaptasi kebiasan baru," paparnya dalam sambutannya pada acara pembagian masker secara serentak yang dirangkai dengan kampanye jaga jarak dan hindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker serta Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat di sisi selatan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Kamis (10/9/2020).

Menurut Wakapolda dengan fenomena tersebut, jajaran kepolisian daerah Bali berkolaborasi dengan unsur TNI mendukung langkah Gubernur Bali mengeluarkan Pergub Nomor Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. 

Ditambahkan Wakapolda, pihaknya
akan mengawal implemantasi regulasi ini karena sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

"Dukungan tersebut diwujudkan dengan dengan pembagian masker secara serentak yang dirangkai dengan kampanye jaga jarak dan hindari kerumunan," tandasnya.

Disamping itu, Polda Bali juga akan mengintensifkan patroli keliling untuk mengawasi kepatuhan masyarakat dalam menerapkan prokes, khususnya dalam penggunaan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Jajaran Kepolisian Daerah Bali akan terus menggelorakan pentingnya penggunaan masker agar penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Kita semua berharap, kesehatan segera pulih agar ekonomi Bali kembali bangkit. Untuk itu, kami minta masyarakat patuh, taat dan tak melanggar aturan terkait penerapan protokol kesehatan,” paparnya.

Terlebih, ujar Wakapolda, sejumlah kabupaten/kota di Bali akan mengelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Desember 2020 mendatang.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan jajaran Polda Bali.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali sebut saat ini penyebaran Covid-19 memang sedang mengalami trend peningkatan.

Obat untuk penyakit ini memang belum ada, tapi obat untuk mencegah sudah ditemukan yaitu pakai masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan meningkatkan imunitas.

Dewa Indra, menegaskan sejak awal pandemi ini masuk ke Indonesia, pemerintah pusat hingga daerah telah mensosialisasikan langkah pencegahan agar diindahkan oleh masyarakat.

Sayangnya proses sosialisasi dan edukasi ternyata belum menunjukkan hasil optimal sehingga Pemprov Bali mengambil langkah yang lebih tegas untuk mendisiplinkan masyarakat yaitu dengan dikeluarkannya Pergub Nomor 46 Tahun 2020.

Langkah gubernur itu diikuti pula oleh Bupati/Walikota se-Bali dengan mengeluarkan regulasi serupa di tingkat Kabupaten/Kota. Pengenaan sanksi sebagaimana diatur dalam Pergub murni bertujuan untuk penegakan disiplin masyarakat dan pelaku usaha dalam menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

"Regulasi itu tidak dimaksudkan untuk menghukum masyarakat. Selain itu, Pergub ini sama sekali bukan bertujuan untuk menambah pendapatan daerah, sama sekali tidak,” tandasnya.

Reporter: Made Wirawan
Penulis: Made Wirawan
Editor: Gunadi




Share this Article :