Rekomendasi

Rapat Dengar Pendapat Komisi IV bersama Kementan, Dukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial

Kamis, 10 September 2020 : 23.41
Published by Hariankota
JAKARTA -- Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2021, pemerintah akan fokus pembangunan terkait  Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial imbas dari  dampak yang ditimbulkan selama pandemi Covid-19.

Untuk mendukung program tersebut,  Komisi IV DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan pimpinan Eselon I Kementerian Pertanian.

Untuk membahas penjabaran dari Rencana KerjaKementerian Pertanian untuk tahun 2021 beserta anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya, di ruang sidang komisi IV DPR, Kamis (10/09).

Ketua Komisi IV, Sudin, mengingatkan agar program yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian pada Tahun Anggaran 2021 agar dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

 “Program-program dilaksanakan jangan berorientasi pada direktorat sentris, sebaiknya kegiatan direalokasikan pada kegiatan berskala nasional ataupun regional. Perencanaan sebaiknya dimulai dari kegiatan yang dibutuhkan oleh petani” ujar Sudin, dalam rilis yang diterima Hariankot.com, Kamis (10/9/2020).

Program prioritas Kementerian Pertanian harus dijadikan dasar untuk diikuti sebagai penutup pagu anggaran. Sehingga pada Rapat Dengar Pendapat sangat dimungkinkan menjadi pergeseran terhadap anggaran yang disepakati bersama.

Lebih lanjut ketua komisi IV mengingatkan kepada para eselon I yang hadir untuk memperhatikan program bidang pendidikan dan pelatihan vokasi petani untuk pengembangan sumber daya manusia pertanian meningkat.

”Pendidikan dan pelatihan vokasi untuk petani agar dilakukan secara massif, karena diketahui tenaga kerja di sektor pertanian kurang lebih 40 juta orang, namun sektor pelatihan masih sangat kecil," tambah Sudin.

Menanggapi masukan tersebut   Sekjen Kementerian Pertanian, Momon Rusmono terlebih dahulu sampaikan paparan kegiatan yang telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian sampai dengan 31 Agustus 2020.

Untuk Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2021, Momon menyampaikan instansinya akan berfokus pada komoditas unggulan, seperti tanaman pangan, padi dan jagung, komoditas hortikultura.

Seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman obat dan florikultura, komoditas peternakan, seperti ternak ruminansia dan ungags, komoditas perkebunan, seperti kopi,kakao, karet, kelapa, sagu, lada, pala dan tebu.

“Komoditas unggulan tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan msayarakat Indonesia, sebagian diantaranya juga diwujudkan untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri dan pasar ekspor," ungkap Momon.

Reporter: Gatot Pujo Nugroho
Penulis: Gatot Pujo Nugroho
Editor Gunadi


Share this Article :