Rekomendasi

Setelah Palembang dan Solo, Kini BTS Hadir di Bali

Selasa, 08 September 2020 : 19.42
Published by Hariankota
DENPASAR- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) melakukan peluncuran program pembelian layanan angkutan perkotaan (Buy The Service/ BTS) pada Senin (7/9/2020) kemarin yang diselenggarakan di Pasar Badung Denpasar, Bali.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut untuk menghadirkan pelayanan angkutan umum di wilayah perkotaan khususnya di Provinsi Bali. Layanan transportasi publik berbasis aplikasi ini dinamakan TEMAN BUS yang merupakan akronim dari (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal, dan Nyaman) Bus.

"Ini merupakan peluncuran ke-3 BTS di Bali setelah sebelumnya di Palembang dan Solo. Penyediaan angkutan umum berbasis massal adalah kewajiban pemerintah dan ini adalah salah satu yang kita dedikasikan setelah sebelumnya (Tahun 2019) Kemenhub telah memberikan sejumlah bantuan bus di beberapa daerah. Melihat kondisi masyarakat Indonesia pada umumnya, dan sejalan dengan peningkatan ekonomi, kemudian daya beli masyarakat kendaraan menjadi tinggi. Fenomena di kota-kota besar sekarang adalah kemacetan dan salah satu yang dilakukan pemerintah adalah dengan menghadirkan ketergantungan masyarakat pada angkutan umum," ujar Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, Senin (7/9/2020) kemarin.

Teman Bus hadir sebagai penunjang mobilisasi masyarakat khususnya di wilayah aglomerasi Bali. Layanan Teman Bus diharapkan akan melengkapi pelayanan Trans Sarbagita yang sudah ada sebelumnya.

 "Layanan Teman Bus ini juga diharapkan menjadi bagian digitalisasi 4.0 smart city program yang mendukung cashless society. Khusus untuk Bali, kami hadirkan sebanyak 105 unit dan terbanyak dibandingkan Solo maupun Palembang," imbuhnya.

Layanan Teman Bus di Provinsi Bali melayani 4 koridor yakni:

Koridor 1 : Terminal Pesiapan – Central Parkir Kuta Badung (PP) dengan panjang koridor 58,40 KM;

Koridor 2 : GOR Ngurah Rai – Bandara Ngurah Rai dengan Panjang Koridor 33,40 KM; (sudah aktif)

Koridor 3 : Pantai Matahari Terbit – Dalung (PP) dengan panjang koridor PP dengan Panjang koridor 30,34 KM;

Koridor 4 : Terminal Ubung – Sentral Monkey Forest dengan Panjang koridor 61,70 KM.

Program ini menggunakan kendaraan Bus Sedang yang berkapasitas 40 penumpang dengan tipe low entry dan high deck. Bus ini dilengkapi oleh area untuk penumpang disabilitas berkursi roda. Karakteristik bus ini memiliki 2 pintu masuk di bagian depan low deck dan di pintu bagian tengah adalah high deck.

Pengembangan Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan di Wilayah Perkotaan merupakan sebuah program rancangan Ditjen Hubdat di tahun 2020, hadir dengan konsep Buy The Service yang didukung dengan Manajemen Pengelola yang akan melaksanakan monitoring dan evaluasi dengan menggunakan sistem operasional kendaran yang meliputi: sistem operasional, sistem pemeliharaan, sistem Pengelolaan Keuangan, dan sistem SDM yang didukung dengan digitalisasi secara real time, sehingga diharapkan menuju angkutan umum yang lebih professional.

"Untuk sementara hingga Desember 2020, penggunaan Teman Bus ini masih gratis. Dan selanjutnya akan dilakukan kajian ability to pay masyarakat sekitar, meski subsidi masih akan kami berikan. Seperti arahan Bapak Menteri Perhubungan, kami akan usahakan untuk memberi subsidi jangka panjang hingga 5 tahun ke depan. Program ini adalah sebagai langkah awal implementasi dari program Buy The Service (BTS) yang memberikan subsidi penuh bagi operator dengan fasilitas pendukung di bus yang lebih baik, sehingga diharapkan lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi publik," katanya.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyatakan bahwa kehadiran Teman Bus di Bali ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat Bali yang sebelumnya lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mobilitas sehari-hari.

"Kami harus mendorong agar masyarakat lebih mencintai penggunaan transportais publik massal seperti ini yang lebih efisien, aman, dan murah karena bersubsidi. Ini menurut saya sangat bagus. Mudah-mudahan kehadiran bus ini akan lebih banyak yang berminat menggunakannya. Teman Bus ini menjangkau Tabanan, Badung, Gianyar dan masih bersubsidi hingga Desember sehingga agar ini menjadi minat masyarakat kita dan harus didorong," imbuhnya.




Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :