Rekomendasi

Webinar Peternakan Seri 4, UVBN Hadirkan Ahli Probiotik Pakan Ternak

Sabtu, 26 September 2020 : 15.04
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Membahas Probiotik Pakan Ternak, Fakultas Pertanian Program Studi (prodi) Peternakan Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo menggelar diskusi melalui webinar bersama praktisi pakan ternak, Jum'at (25/9/2020).

"Ini merupakan webinar kelanjutan dari sebelumnya. Tujuannya untuk meningkatkan keberadaan prodi. Karena ini akan terkait, kalau ada masa registrasi maka akan masuk dalam kegiatan prodi," kata Ketua Prodi Peternakan Sri Sukaryani, Jum'at(25/9/2020).

Webinar kali ini menghadirkan narasumber tunggal, Agnes Heratri, owner dan Direktur Utama CV Pradipta Paramita, dengan keynote speaker Rektor UVBN Ali Mursyid Wahyu Mulyono dan diikuti sebanyak 162 peserta dari seluruh Indonesia.

"Rupanya tema probiotik pakan ternak ini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang berasal dari berbagai daerah,"  ungkap Sri kepada hariankota.com usai webinar.

Dalam dunia peternakan, menurutnya, probiotik sangat penting untuk meningkatkan produktivitas ternak, yaitu organisme yang diberikan untuk campuran pakan ternak. Selain itu, cara mendapatkannya juga mudah.

"Di Pasaran, poultry-poultry sudah banyak yang menyediakan. Ada yang berbentuk serbuk ada juga yang berbentuk cair," ujarnya.

Sementara Rektor UVBN selaku keynote speaker menyampaikan, tentang probiotik pakan ternak yang sangat menarik justru latar belakangnya, dimana negara Indonesia kondisi alamnya sangat berbeda dengan negara lain.

"Indonesia terkenal dengan jumlah ternaknya yang tidak terlalu banyak akan tetapi penggunaan antibiotik itu besar. Nah ini justru membuat bakteri ternak itu menjadi kebal terhadap antibiotik," papar Rektor.

Oleh karenanya yang menjadi menarik itu, kata Rektor salah satu peran probiotik adalah dapat menggantikan atau mengalihkan fungsi antibiotik sebagai faktor pertumbuhan. Probiotik disebutkan aman tidak membuat resisten terhadap bakteri yang tidak menyebabkan penyakit.

"Tetapi dengan penggunaan probiotik, lama kelamaan non patogen yang menyebabkan penyakit ternak akan tersisih dengan sendirinya di usus hewan ternak itu sendiri," pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :