Rekomendasi

Bali Menghadapi Liburan Panjang Ditengah Pandemi COVID-19 Dengan Maksimalkan Protokol Kesehatan

Jumat, 30 Oktober 2020 : 16.48
Published by Hariankota

Foto : humas Pemprov

DENPASAR
- Pulau Bali masih jadi destinasi pilihann bagi wisatawan.  tempat pilihan bagi sejumlah wisatawan saat libur panjang meski ditengah masa pandemi Covid-19.


Kunjungan wisatawan domestik ini berasal dari Lima (5) wilayah yakni Cengkareng, Surabaya, Ujung Pandang, Lombok dan Halim.


Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa saat video conference di Kantor Diskominfos Bali sebut kunjungan wisatawan mulai mengalami kenaikan. 


"Tercatat sejak tanggal 26 Oktober lalu mencapai 5000 orang, 6300 orang di tanggal 27 Oktober dan kenaikan drastis mencapai 9500 orang di tanggal 28 Oktober kemarin," paparnya.  


Putu Astawa sebut kunjungan wisatawan merupakan berkah bagi Provinsi Bali yang selama ini mengandalkan pariwisata dan selama delapan (8) bulan terakhir anjlok total. 


Dimana liburan panjang dengan jumlah kunjungan wisatawan yang cukup tinggi selama masa pandemi adalah dua hal yang memang perlu diselaraskan, karena kesehatan tentu sangat penting dan menjadi hal utama yang harus diselamatkan, namun ekonomi juga adalah hal penting bagi kelangsungan hidup banyak pihak. 


"Sehingga pemerintah menyelaraskan dan menyeimbangkan kepentingan kesehatan dan ekonomi sebagaimana kita menciptakan liburan yang aman, nyaman tanpa kerumunan," ungkapnya lebih lanjut. 


Dirinya menambahkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker dirasakan sudah meningkat. Meski begitu masig terjadi kerumunan. 


Dirinya juga menyebut, untuk  menjamin tidak terjadinya kluster baru baik bagi wisatawan yang datang dan masyarakat lokal maka secara internal mereka wajib memproteksi dirinya sebelum datang ke Bali, dengan syarat minimal menunjukkan surat kesehatan baik RAPID tes ataupun Swab berbasis PCR.


"Kemudian saat berada di Bali Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Satgas Desa Adat dan juga pecalang bertugas untuk mengawasi dan memantau wisatawan yang ada di tempat/ destinasi obyek wisata, " paparnya.


Pemprov Bali juga memiliki aplikasi "Love Bali" yang disiapkan bagi wisatawan yang masuk untuk mengisi cek diri terkait data daerah asal, identitas lengkap, berapa lama akan berada di Bali dan menginap dimana selama berlibur di Bali. 


Hal ini diharapkan menjadi data akurat bagi kunjungan wisatawan di masa pandemi sehingga membantu tim satgas untuk melakukan tracing contacts apabila terjadi kasus Covid-19 saat mereka berada di Bali. 




Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :