Rekomendasi

Boyongan Ala Perdagang Pasar Klewer Timur

Jumat, 16 Oktober 2020 : 17.12
Published by Hariankota


SOLO
- Jelang peresmian pasar Klewer Timur, pedagang pasar gelar acara boyongan. Tradisi boyongan ini juga diwarnai gunungan, yang dalam tradisi Jawa dipercaya bisa menolak balak, atau hal-hal buruk. 


Uniknya gunungan tersebut tidak berisi makanan atau bahan pangan. Namun gunungan itu berupa, pakaian dalam, kerudung, baju hingga sepatu. Yang disusun membentuk gunungan. 


Sekitar 70 orang perwakilan dari pedagang dan pengelola pasar dari Pemkot Solo. Mereka berangkat dari pasar darurat di Alun-alun Utara, menuju Pasar Klewer Timur. 


Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo sebut acara boyongan pedagang pasar Klewer Timur ini sebagai salah satu persiapan untuk pembukaan pasar yang baru pada November mendatang. 


Kementrian PUPR lanjut Rudi, panggilan akrab Walikota Solo  akan meresmikan pasar Klewer sisi timur pada 6 November mendatang. Selain itu di bulan yang sama (November) juga akan  dilaksanaka  groundbreaking pasar Legi. 


"Tanggal 2 November sudah penandatanganan kontrak," papar Walikota Solo.


Sementara itu Ketua Umum Paguyuban Pedagang Pasar Klewer Timur, Sutarso sebut semua pedagang yang jumlahnya 526 orang sudah menerima kunci semua. 


"Harapannya  dengan berpindahnya pedagang kembali ke Pasar Klewer  semakin  semarak dan pembeli yang datang akan semakin banyak," pungkasnya. 




Jurnalis : dita
Editor : Mahardika

Share this Article :