Rekomendasi

Ikhtiar Cegah Corona, UMS Hibahkan Robot Pembantu Petugas Medis

Sabtu, 10 Oktober 2020 : 15.17
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Sebuah robot yang dapat membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada pasien positif Covid-19 dan pasien penyakit menular lainnya, dihibahkan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kepada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo.


Penyerahan robot dilakukan oleh Rektor UMS Sofyan Anif kepada RS PKU Muhammadiyah Solo sebagai bentuk kepedulian kampus pada kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini.

"Robot ini sangat dibutuhkan dalam kegiatan pemeriksaan pasien, terutama bagi pasien yang terduga terinfeksi Covid-19. Ini suatu prestasi yang luar biasa," kata Rektor saat menyerahkan robot di Gedung Siti Walidah kampus setempat, Sabtu (10/10/2020).

Dijelaskan, pembuatan robot yang dilengkapi pemindai sidik jari, kamera dan layar monitor LCD ini bertujuan untuk mengurangi interaksi dokter maupun petugas medis dengan pasien sehingga potensi penularan penyakit dapat ditekan.

"Ini sebagai bukti bahwa UMS telah memberikan banyak sekali sumbangsih kepada bangsa dan negara. Ketika negara ini dihadapkan pada persoalan pandemi, robot ini menjadi sesuatu yang dapat kami diberikan," terangnya kepada hariankota.com.

Rektor berharap,  robot pembantu tenaga medis berbentuk mirip rak kabinet ini dapat dikembangkan tidak hanya berhenti pada seri pertama yang masih memiliki sejumlah keterbatasan. Diminta ada robot seri kedua dan seri berikutnya agar performanya mendekati sempurna.

"Nanti kalau sudah dikembangkan di seri kedua dan seri ketiga, Insya Allah sudah lengkap. Nanti (robot) bisa ditambahi tangan agar bisa memegang pasien saat melakukan pemeriksaan, karena yang ini belum ada. Dengan penyempurnaan diharapkan fungsinya makin luas," imbuhnya.

Diungkapkan, robot pembantu tenaga medis yang diberi nama Robot Surya-MU Iruma (Intelligent Robot Ultraviolet Medical Assisten) ini dibuat oleh mahasiswa Tehnik Elektro UMS dalam waktu sekira satu bulan dengan biaya produksi sekira Rp 40 juta.

Mewakili Direktur RS PKU Muhammadiyah Solo, Muhammad Da'i menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas hibah robot karya mahasiswa UMS yang dikatakan merupakan bagian dari ikhtiar mencegah penularan corona di kalangan tenaga medis di rumah sakit.

"Paling tidak ini akan mengurangi resiko kontak langsung dokter dengan pasien yang terinfeksi penyakit menular khususnya corona. Dimana sekarang ini banyak dokter yang telah menjadi korban terpapar Covid-19," ucapnya.

Mengingat besarnya manfaat keberadaan robot pembantu tenaga medis, Maka Da'i yang juga Wakil Rektor I UMS ini menaruh harapan tinggi agar pembuatan robot bisa diperbanyak untuk mengurangi resiko dokter terinfeksi penyakit menular.

"Saya nggak bisa membayangkan kalau ada dokter terinfeksi kemudian memeriksa pasien, maka otomatis akan ada potensi pasien tersebut juga ikut tertular," pungkasnya. 



Jurnalis : Sapto 
Editor : Mahardika

Share this Article :