Rekomendasi

Industri Otomotif Ditingkatkan Agar Berkontribusi Pada Perkenomian Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2020 : 17.05
Published by Hariankota


JAKARTA
-  Meskipun termasuk sektor yang terkena dampak cukup berat akibat pandemi Covid-19, namun industri otomotif di tanah air terus ditingkatkan agar memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional.


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebut  industri otomotif merupakan satu dari tujuh sektor yang mendapat prioritas pengembangan dalam implementasi industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. 


Pemerintahpun sudah merancang berbagai kebijakan dan stimulus untuk  membangkitkan usaha para produsen kendaraan bermotor tersebut.


"Potensi pengembangan industri otomotif didukung dengan Indonesia menjadi pasar terbesar kendaraan bermotor di ASEAN dari sekitar sembilan negara, dengan kontribusi 32 persen," paparnya, Sabtu (18/10/2020). 


Di tahun 2019 lalu, lebih dari 1 juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan 300.000 telah diekspor ke seluruh dunia. Bahkan, keunggulan produk otomotif yang dibuat oleh pabrikan di Indonesia telah diakui hingga kancah global.


"Indonesia yang menjadi negara eksportir kendaraan completely built up (CBU) ke lebih dari 80 negara tujuan. Lima negara tujuan utama tersebut di antaranya, yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam," imbuhnya. 


Agus menambahkan, penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada Juli lalu menembus angka 25.200 unit atau naik 100 persen dibandingkan bulan sebelumnya.


 “Penjualan Agustus mencapai 37.200 unit atau naik 47 persen dari Juli 2020,” sebutnya.


Sementara itu, produksi kendaraan bermotor roda empat sepanjang tahun 2019 mencapai 1,28 juta unit dengan total nilai investasi hingga Rp92,87 triliun. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1,5 juta orang di dalam ekosistem kendaraan bermotor.


“Begitu juga industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga pada tahun 2019, mencapai 7,29 juta unit. Sebanyak 810.000 unitnya untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor,” pungkasnya. 



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :