Rekomendasi

Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Mobil Terbakar, Pelaku Sempat Mentransfer Uang Korban

Selasa, 27 Oktober 2020 : 21.30
Published by Hariankota


 SUKOHARJO- Kasus pembunuhan Yulia (42), warga Solo yang jasadnya ditemukan hangus terbakar dalam mobil Daihatsu Xenia di sebuah halaman toko bahan bangunan di Desa Sugihan memasuki pra rekonstruksi untuk mensinkronkan keterangan tersangka, saksi dan barang bukti.


Pantauan hariankota.com, dari pra rekonstruksi ini terungkap, tersangka pelaku, Eko Prasetyo (30) sempat mengambil uang milik korban dengan cara transfer melalui ATM banking sebanyak Rp 15 juta.


Dalam kondisi kritis setelah kepalanya dihantam linggis di kandang ayam milik tersangka di Desa Puhgogor, Bendosari, Sukoharjo, korban dipaksa menyebutkan kode pin ATMnya.


Hal itu diungkapkan Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas disela gelar pra rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembakaran mobil. Ini merupakan pra rekonstruksi kedua setelah pra rekonstruksi pertama di kandang ayam.


“Ada tujuh adegan yang dilakukan pelaku dalam pra rekonstruksi di TKP kedua hari ini. Intinya proses pembakaran jasad korban didalam mobil untuk menghilangkan jejak,” jelas Kapolres, Selasa (27/10/2020) sore.


Dari adegan pra rekonstruksi di pinggir jalan raya ini diketahui, saat membakar mobil beserta korban didalamnya, pada Selasa (20/10/2020) malam lalu, rupanya api yang berkobar juga mengenai kaki pelaku hingga mengakibatkan luka bakar.


Dengan berjalan sambil menahan rasa sakit di kaki, terutama lutut bagian kiri, tersangka kemudian memperagakan adegan berjalan kaki ke arah selatan menyusuri pinggir jalan menjauh dari lokasi pembakaran mobil.


Setelah beberapa ratus meter, tepatnya di sekitar kantor BRI cabang pembantu Desa Toriyo, tersangka menghubungi salah satu karyawan peternakan ayamnya berinisial S supaya menjemputnya.


“Saksi S ini dihubungi pelaku untuk menjemput. Saksi S sendiri hanya diminta untuk menjemput dan tidak tahu kasus pembakaran mobil yang terjadi tak jauh dari lokasi penjemputan,” papar Kapolres.


Dari sejumlah adegan pra rekonstruksi, menurut Kapolres, nantinya akan dijadikan pedoman dalam rekonstruksi sebenarnya yang akan digelar pekan depan bersama kejaksaan.


Sebelumnya, tersangka pelaku oleh anggota Satreskrim Polres Sukoharjo juga sempat dibawa ke RSUD Soekarno untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan memastikan tidak sedang mengalami gangguan jiwa. 



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :