Rekomendasi

Kemenparekraf Sosialosasikan Protokol Kesehatan Bagi Pelaku Usaha Wisata Selam di Bali

Selasa, 13 Oktober 2020 : 00.17
Published by Hariankota


DENPASAR - Sosialisasi Panduan Protokol Kesehatan Berbasis Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) bagi para pelaku usaha wisata selam digelar oleh 


Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.


Sebelumnya Sosialisasi Panduan Protokol Kesehatan Berbasis Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) bagi para pelaku usaha wisata selam di Manado dan Laboan Bajo, dan kini diselenggarakan di Bali.


Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani sebut perlunya penerapan protokol kesehatan yang baik sebagai persiapan dibukanya kembaki sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. 


"Kami berupaya menyusun panduan protokol kesehatan berbasis CHSE di setiap bidang pariwisata, termasuk usaha wisata selam," jelasnya.  


Jika semua industri pariwisata  menerapkan protokol kesehatan, pastinya minat para wisatawan  akan semakin meningkat. 


"Sehingga Bali sebagai destinasi prioritas, para pelaku usaha wisata selam sudah dapat menerapkan protokol kesehatan dan kepercayaan dari wisatawan akan meningkat," imbuhnya. 


Sementara  Diving Market Updates, Rizki Handayani sebut sosialisasi ini bisa menjadi 


sarana bertukar informasi para pelaku usaha wisata selam dari mancanegara  terkait   perkembangan wisata selam.


"Misalkan bagaimana penerapan protokol kesehatan di beberapa destinasi selam mancanegara, terutama yang sudah dibuka kembali," pungkasnya.


Reporter: Mahardika

Penulis: Mahardika

Editor: Jumali



Share this Article :