Rekomendasi

Kementan Upayakan Penggunaan Pupuk Organik di Lahan Petani

Senin, 05 Oktober 2020 : 21.17
Published by Hariankota
JAKARTA -  Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi menyebut, saat ini Kementrian Pertanian  (Kementan) sudah mengalokasikan kuota pupuk subsidi termasuk untuk pupuk organik. 

"Selain itu, Kementan juga sudah memiliki program terkait penggunaan pupuk organik yang akan terus dikembangkan," jelasnya Senin (5/10/2020).

Sehingga petani juga bisa menggunakan pupuk organik mandiri dari lingkungan sekitar dari limbah dengan proses reuse, reduce dan recycle (3R). 

Suwandi juga sampaikan kecenderungan penggunaan pupuk kimiawi yang semakin meningkat bisa membuat lahan menjadi tandus kurang subur dikarenakan tanah tidak memiliki lagi cacing, mikroba.

"Kami akan terus mendorong penggunaan pupuk organik di lahan petani sehingga dampak penggunaan pupuk kimiawi dapat dikurangi,"terang Suwandi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Sarwo Edhy mengatakan sesuai dengan terbitan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) adanya penambahan anggaran untuk pupuk subsidi tahun 2020 yang mencapai 1 juta ton atau sebesar Rp 3,1 triliun.

"Penyaluran pupuk bersubsidi per September 2020 mencapai 72,03 persen. Jumlah ini diprediksi sangat cukup untuk memenuhi pemupukan di musim kedua," pungkas Sarwo. 


Jurnalis : Jum
Editor : Mahardika

Share this Article :