Rekomendasi

Libur Panjang, Masyarakat Buleleng Diminta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan Dengan 3M

Jumat, 23 Oktober 2020 : 20.12
Published by Hariankota


BULELENG
- Pemkab Buleleng ingatkan masyarakat juga wisatawan disiplin protokol kesehatan berkaitan dengan libur panjang akhir Oktober 2020 dikarenakan perayaan Hari Raya Maulid Nabi yang jatuh pada Kamis, 29 Oktober 2020, serta cuti bersama menurut surat keputusan bersama (SKB) tiga Menteri yang jatuh pada Rabu dan Jumat, 28 dan 30 Oktober 2020 mendatang.


Dengan adanya libur panjang ini dipastikan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng akan mengalami peningkatan. 


"Dimana masyarakat dan wisatawan yang ada di Buleleng, Bali untuk tetap disiplin menjalankan program 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Ini diperlukan untuk mencegah penyebaran covid-19," ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng yang juga Sekda Buleleng, Gede Suyasa, Jumat (23/4/2020).


Gede Suyasa menjelaskan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Buleleng saat libur panjang, tim GTPP Covid-19 Buleleng akan mengadakan pertemuan lanjutan.


"Termasuk mengeluarkan surat edaran terkait dengan kesiapan dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan pada libur panjang tersebut," imbuhnya.


Menurut dia, dengan adanya libur panjang yang berkaitan dengan hari raya umat Islam, dipastikan liburan ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai hal, termasuk  berkunjung ke tempat-tempat wisata. 


“Untuk tempat pariwisata sudah dari awal disiapkan, itu semua sudah siap untuk menerima kedatangan wisatawan yang berkunjung ke Buleleng,” ucap Gede Suyasa.


Lebih lanjut dia menambahkan bahwa, hal terpenting dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 adalah bagaimana pemerintah bersama masyarakat  bisa menertibkan wisatawan yang berkunjung untuk menerapkan program 3M, dengan demikian upaya pemerintah bersama masyarakat dalam mengurangi penyebaran covid-19 akan terlaksana dengan baik.


"Bagi masyarakat ataupun wisatawan yang melanggar akan ditindak sesuai peraturan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Peraturan Bupati Buleleng Nomor 41 tahun 2020 sebagai dasar yang akan memonitor dan melakukan patroli penertiban tentang penggunaan masker. Kita berharap itu bisa dijalankan dengan baik," pungkasnya 




Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :