Rekomendasi

Merespon Peringatan Dini Dampak La Nina, Kodim Sukoharjo Inisiasi Apel Siaga Bencana

Selasa, 27 Oktober 2020 : 18.51
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca dampak anomali La Nina bagi sebagian wilayah Indonesia, kecuali Sumatera. Diperkirakan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.


 

Merespon hal itu, Kodim 0726/ Sukoharjo menginisiasi apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dengan melibatkan unsur terkait seperti, Pemkab Sukoharjo, Polri dan perwakilan elemen masyarakat di halaman kantor Setda Pemkab Sukoharjo, Selasa (27/10/2020).


"Kegiatan apel kesiapsiagaan merupakan proses mitigasi sebelum bencana dengan menyiapkan personil serta sarana prasarana pendukung dari berbagai elemen. Baik itu jajaran Pemkab, Polres, TNI dan relawan," terang Dandim 0726/ Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan usai apel.


Dalam apel yang juga dihadiri jajaran pimpinan Forkopimda, seperti Kapolres, Kajari dan Ketua DPRD ini, Dandim mengatakan, nantinya proses mitigasi bencana alam dibuat terpusat karena selama ini bergerak sendiri-sendiri.


“Pusat Posko ada di BPBD dimana nanti siaga 24 jam dengan semua unsur ada di posko tersebut. Setiap hari dari perwakilan unsur piket di posko. Sehingga, saat terjadi (bencana) seluruh elemen bergerak bersama-sama untuk menanggulangi sehingga dampaknya bisa diminimalisir,” tegasnya.


Pantauan hariankota.com, menyambut apel kesiapsiagaan ini, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kodim Sukoharjo yang telah berinisiatif menyiagakan personil gabungan dari berbagai elemen mengantisipasi keadaan darurat akibat bencana alam.

 

“Karena bencana alam adalah kejadian yang tidak diketahui kapan akan terjadi dan saat ini sudah memasuki musim hujan. Oleh karenanya perlu disiapkan personil dan peralatan untuk meminimalisir dampak bencana," ujar Bupati.


Bupati menegaskan, penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab aparat pemerintah semata, tapi juga menjadi tanggungjawab bersama antara TNI, Polri dan elemen masyarakat lainnya.


“Saya harap apel ini bukan hanya kegiatan seremonial semata tapi manifestasi kesiapan Pemda, TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jika terjadi bencana,” pungkasnya.



Jurnalis : Sapto 
Editor : Mahardika


Share this Article :