Rekomendasi

Pemkab Buleleng Upayakan Pencegahan Banjir Di Kawasan Singaraja

Jumat, 02 Oktober 2020 : 19.41
Published by Hariankota
Buleleng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng,  terus mencari solusi mengatasi banjir di kawasan Kota Singaraja. Beberapa upaya seperti membuat sodetan-sodetan di kawasan rawan banjir sudah dilakukan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra usai menghadiri Sidang Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Buleleng atas Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Singaraja tahun 2020-2040, di Ruang Sidang DPRD Buleleng, Jumat (2/10/2020).

"Selain itu, Pemkab Buleleng juga melakukan upaya sistematis dengan mengatasi sumber masalah dari hulu sampai ke hilir," ujarnya. 

Menurutnya, Pemkab  melalui dinas terkait, secara rutin sudah melakukan pembersihan di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berpotensi menyebabkan bencana banjir.

Sutjidra menjelaskan, tahun depan penanganan banjir di kawasan perkotaan akan menjadi prioritas selain Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari Pemkab Buleleng. Penanganan banjir ini juga merupakan salah satu rancangan dalam penataan wajah Kota Singaraja.

 “Penataan lingkungan khususnya di kota akan terus digenjot. Sumber-sumber daerah resapan, daerah aliran itu akan menjadi fokus kita, ini juga menjadi perhatian dari teman-teman di DPRD,” jelas dia.

Secara teknis, Pemkab Buleleng akan terus mencarikan solusi untuk daerah rawan banjir. Selain itu, pihaknya terus mengidentifikasi penyebab banjir yang selama ini melanda Buleleng.

“Seperti daerah Desa Baktiseraga kita sudah ketahui bahwa ada beberapa aliran air itu sudah tersumbat, dan juga banyaknya alih fungsi lahan. Ini akan kami tertibkan. Baik itu di daerah Buleleng Timur, Tengah, dan Barat sama permasalahannya,” ungkap Sutjidra.

Sutjidra pun mengajak semua pihak untuk ikut membantu menjaga kebersihan agar tidak lagi terjadi banjir. Masyarakat bisa membantu memberikan informasi jika ada alih fungsi lahan yang melanggar aturan-aturan seperti penyerobotan DAS. Selain itu, pihaknya akan lebih mengintensifkan pengelolaan sampah yang bersumber pada rumah tangga.

“Kami berharap, dengan dikelolanya pembuangan sampah, tidak lagi ada sampah yang menyumbat saluran air yang ada di Kota Singaraja,” tutup dia.



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :