Rekomendasi

Sosialisasi Empat Pilar di Masa Pandemi Covid-19, Dolfi Ajak Masyarakat Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Minggu, 04 Oktober 2020 : 15.22
Published by Hariankota


KARANGANYAR-Anggota MPR/DPR RI DPR RI Dolfi OFP, sampaikan jika masyarakat harus memahami dan menyadari Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),UUD1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai empat pilar negara Indonesia.


Kepada peserta yang hadir, politisi PDIP Perjuangan ini sebut pilar pertama adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang–Undang Dasar NKRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan pilar Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.


"Bahkan Pancasila tak sekedar bagian dari 4 pilar negara, melainkan juga  merupakan fondasi utama (dasar) bangsa Indonesia,"paparnya saat melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di desa Sumburejo,Kerjo Karanganyar, Minggu (4/10/2020).


Kemudian Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat  memuat hak dan kewajiban dasar dari warga negara Indonesia,diantaranya adalah hak untuk memilih dan dipilih dan hak untuk menjalankan ibadah keagamaan, yang kemudian diatur lebih lanjut dalam undang-undang.


Dalam kesempatan yang sama Wakil Rakyat dari  derah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV yang meliputi Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri juga sampaikan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini semangat kegotong royongan harus lebih ditingkatkan lagi.


"Karena implementasi semangat gotong royong juga sebagai salah satu bentuk pelaksanaan dari 4 Pilar MPR RI," imbuh anggota Komisi XI DPR-RI lebih lanjut.


Didampingi itu dengan semangat gotong royong, maka setiap anggota masyarakat bersama aparat pemerintah di berbagai tingkatan akan dapat bekerja sama dan saling membantu untuk mengatasi berbagai persoalan yang timbul sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini, baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, bahkan sampai tingkat keluarga.


"Semangat gotong royong yang ada di masyarakat merupakan modal kuat yang dapat membawa bangsa Indonesia untuk melalui cobaan berupa pandemi Covid-19 ini," tandasnya.


Sementara itu pantauan di lokasi, karena kondisi pandemi Covid-19,acara Sosialisasi Empat Pilar hanya dihadiri undangan  terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.


Peserta berjumlah sekitar 60 orang yang terdiri dari perwakilan warga masyarakat dan para tokoh masyarakat seperti Kepala Desa Sumberejo, tokoh pemuda, perwakilan dari Kecamatan Kerjo, dan pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kerjo.


Peserta yang hadir wajib menggunakan masker, melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun, kemudian menggunakan hand sanitizer dan setiap peserta yang hadir juga dibagikan faceshield.  Posisi duduk juga diatur berjarak.


Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila tersebut dilangsungkan selama lebih kurang selama 90 menit dan berakhir pada pukul 11.30 WIB.


Reporter: Mahardika
Penulis: Mahardika
Editor: Jumali


Share this Article :