Rekomendasi

Terima Medical Evakuasi, Tim Basarnas Bali Evakuasi Kapten Kapal Kondisi Sakit

Selasa, 13 Oktober 2020 : 23.48
Published by Hariankota

Foto : DOK/Basarnas

BADUNG
  -  Kapten Kapal yang sedang bertugas ditengah laut sakit dan meminta pertolongan, Basarnas Bali langsung terjunkan timnya untuk melakukan evakuasi. 


Sebekumnha kapten kapal berbendera Liberia meminta dievakuasi medis di tengah laut sekitar Selat Badung Bali, Selasa 13 Oktober 2020 dalam  kondisi sedang sakit.


Menurut Gede Darmada, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), dalam medical evakuasi (medevac) itu Basarnas Bali mengerahkan KN SAR Arjuna 229.


"KN SAR Arjuna 229 dikerahkan untuk mengevakuasi Kapten kapal STAR GINA 2 GR yang memerlukaan bantuan medis, Selasa 13 Oktober 2020. Kapal berbendera Liberia tersebut bertolak dari Manila hendak menuju Port Hedland Australia," ujar Gede Darmada seperti yang dikutip oleh HarianKota.com


Gede Darmada menyebut permintaan medical evacuation diterima dari Ketut Rujaya, VTS Benoa sekitar pukul 11.30 Wita. Kapten kapal yang diketahui  bernama Geneper Oledan (50) mengalami sakit perut dan muntah-muntah.


"Rekomendasi dari tim medis di kapal, ia harus dirujuk ke rumah sakit terdekat agar segera ditangani lebih lanjut," ungkap Darmada. 


KN SAR Arjuna 229 telah lepas sandar pukul 14.40 Wita. Jarak dari Pelabuhan Benoa hingga ke posisi yang disepakati yakni kurang lebih 28,8 Nm, dengan heading 111˚.


Sementara itu koordinasi terus dilakukan sejumlah pihak yaitu VTS Benoa, Lanal Benoa, KSOP, Satgas Gugus Covid dan KKP Denpasar.


Selain itu pihak imigrasi Denpasar dan agen kapal Tama Samudera dan ABK kapal STAR GINA 2 GR juga telah berkoordinasi terkait evakuasi ini. Selain itu, ketersediaan ambulance juga telah dikondisikan dengan BPBD Provinsi Bali. Sampai saat ini, KN SAR Arjuna masih berlayar menuju titik temu, begitu pula dengan kapal STAR GINA 2 GR. 



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :