Rekomendasi

Bahas Perlindungan Anak dan Kota Layak Anak, Indonesia-Iran Gelar Diskusi Virtual Dua Negara

Rabu, 18 November 2020 : 01.53
Published by Hariankota


DENPASAR
- Kerjasama bilateral Pemerintah Indonesia dan negara Iran salah satunya untuk memperkuat kerjasama di bidang perlindungan anak.


Kota Denpasar dipilih sebagai tuan rumah karena baru-baru ini dinobatkan sebagi kota layak anak dengan predikat utama. 


Kerjasama itu teraktualisasi dalam kegiatan berbagi praktik terbaik pelaksanaan kabupaten/kota layak anak. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (17/11/2020) dilaksanakan di dua negara secara virtual.


Hadir dalam acara tersebut  Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Bintang Puspayoga, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra serta jajaran pejabat Kementarian P3A.


Sementara di Negeri Iran, acara dihadiri Wakil Presiden Republik Islam Iran Bidang Wanita dan Urusan Keluarga Dr. Masoumeh Ebtekar.


Menteri P3A Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan posisi Iran sebagai negara penting bagi Indonesia, khususnya dalam kerjasama perlindungan perempuan dan anak antar kedua negara.


Menurutnya, telah banyak program kerjasama yang dilaksanakan kedua negara untuk pemenuhan hak bagi perempuan dan anak. Lebih jauh ia berujar, upaya untuk mewujudkan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan anak membutuhkan sharing informasi antar negara. 


"Melalui program berbagi praktik baik ini, kedua belah pihak dapat belajar satu sama lain," imbuhnya.

 

Bintang Puspayoga mengatakan bahwa Indonesia sangat berkepentingan untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan hak bagi anak. Mengingat, 30,1 persen populasi penduduk di Indonesia adalah anak-anak. 


“Data itu memberi gambaran kepada kita tentang pentingnya komitmen dan upaya pemenuhan kebutuhan bagi anak karena mereka akan menjadi generasi penerus dan modal bagi keberlanjutan pembangunan,” urainya. 


Dalam kesempatan itu, ia secara khusus memberi apresiasi kepada Pemprov Bali dan Kota Denpasar atas komitmen yang ditunjukkan dalam pemenuhan hak bagi anak. 


Hal senada disampaikan Wapres Iran Masoumeh Ebtekar. Ia menyambut baik kerjasama yang dibangun kedua negara di bidang perlindungan perempuan dan anak. 


"Harapannya kerjasama yang dibangun mampu meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan hak bagi perempuan dan anak di kedua negara, " pungkasnya.  


Wagub Cok Ace juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan lintas negara ini. Meski dilaksanakan secara virtual, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik dan memetik manfaat dari pertemuan ini.


Perlindungan terhadap perempuan dan anak sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dijabarkan dalam Misi ke-20 yaitu ‘Mewujudkan kehidupan Krama Bali yang demokratis dan berkeadilan dengan memperkuat budaya hukum, budaya politik dan kesetaraan gender dengan memperhatikan nilai-nilai budaya Bali. 


Pemprov Bali, terus memperkuat komitmen untuk memberi perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak-anak. Komitmen itu antara lain tertuang dalam Perda Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak," tutupnya.




Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :