Rekomendasi

Cuaca Ekstrim, Sepuluh Pendaki Lhokseumawe Dievakuas

Minggu, 22 November 2020 : 21.15
Published by Hariankota

Foto Humas

Takengon
- Kondisi cuaca Yang tidak memungkinkan, sepuluh pendaki asal kota Lhokseumawe yang sedamg melakukan pendakian di Bur Klieten, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah berhasil dievakuasi tim SAR, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah. 


Koordinator Pos Siaga SAR Takengon, Muhammad Amri sebut, evakuasi itu dilakukan setelah para pendaki mengirimkan pesan meminta bantuan evakuasi turun dari shelter dua pendakian Bur Klieten, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah pada Sabtu malam kemarin. 


“Tolonglah di koordinasikan ke kami, ke Basarnas, ke BPBD, ke Polsek atau ke Koramil sama Geucik (Kepala Desa), supaya kami tahu, kalian naik ke atas, supaya kamipun tahu kalian naik ke atas, supaya kami bisa siap-siap. Kami bisa monitor dari bawah. Jangan nyelonong,” kata Koordinator Pos Siaga SAR Takengon, Muhammad Amri, Minggu (22/11/2020), seperti dikutip dari RRI.co.id


Sepuluh pendaki asal kota Lhokseumawe berhasil dilakukan evakuasi tim terdiri dari SAR, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah.


Dimana,  pada Sabtu malam 21 Nopember 2020, mereka mengirimkan pesan meminta bantuan evakuasi turun dari shelter dua pendakian Bur Klieten, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah.


Koordinator Pos Siaga SAR Takengon, Muhammad Amri menyampaikan mendapat laporan dari Damkar Lhokseumawe, yang mengabarkan 10 pemuda Lhokseumawe mendaki Bur Klieten dan terkendala cuaca hujan serta suhu yang cukup dingin sehingga membuat 1 orang sakit.


Kedepan, pintanya, agar senantiasa melakukan koordinasi saat melakukan perjalanan wisata ke Aceh Tengah, khususnya yang memilih objek wisata dengan medan yang memacu adrenaline.


Hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam sepekan ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.


“Himbauan juga bagi wisatawan lokal yang berencana berwisata ke Aceh Tengah mohon waspada, karena cuaca yang ekstrime dan tolong di lapor ketika mau mendaki, dan juga gunakan guide lokal yang ada,” pungkas Amri. 




Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :