Rekomendasi

Debat Terbuka Paslon Pilkada Sukoharjo, Masyarakat Boleh Ajukan Pertanyaan

Jumat, 13 November 2020 : 20.24
Published by Hariankota

 

SUKOHARJO- Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Sukoharjo, memberi ruang dan mempersilahkan masyarakat untuk mengajukan pertanyaan dan masukan dalam debat terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Tahun 2020.


"Kami mengakomodir masukan seluruh elemen masyarakat untuk memberi ruang dan hak mengajukan usulan pertanyaan dalam debat publik di Pilkada Sukoharjo 2020," kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda saat dihubungi hariankota.com, Jum'at (13/11/2020).


Pemberian hak bertanya masyarakat dalam debat publik mengacu Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2020 tentang kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota.


"Beberapa kegiatan untuk menggali masukan dan saran dari masyarakat kami lakukan, diantaranya menggelar FGD (Forum Group Diskusi) guna mendapat masukan dan bahan bagi panelis dalam debat nanti," terangnya.


Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi memberi saran dan masukan, KPU Sukoharjo juga mengakomodir  dengan membuka ruang melalui email atau korespodensi dan akun resmi KPU Sukoharjo, http://kpud-sukoharjokab.go.id  


"Penerimaan saran dan masukan masyarakat, kami beri tenggat maksimal 14 hari sebelum debat terbuka dengan mencantumkan identitas diri yang jelas. Selanjutnya semua bahan kami serahkan ke panelis," ujarnya.


Selain menggali masukan dan saran masyarakat melalui FGD dan korespondensi, KPU Sukoharjo disebutkan Nuril juga membuka pintu bagi tim paslon untuk menyampaikan saran dan masukan.


Diketahui, debat terbuka kedua atau debat pamungkas telah dijadwalkan bakal digelar pada 21 November 2020 mendatang dengan jumlah undangan terbatas memperhatikan protokol kesehatan. Saat ini KPU Sukoharjo terus mematangkan persiapannya.


Seperti debat terbuka pertama, dua paslon  Bupati dan Wakil Bupati akan kembali bertemu adu argumen dan gagasan memperebutkan simpati dan dukungan warga pemilik suara. Dua paslon, semua dari unsur partai atau tidak ada calon independen.


Paslon nomor urut 1, Etik Suryani- Agus Santosa (EA) diusung PDIP, Golkar, NasDem, dan Demokrat. Sedangkan paslon nomor urut 2, yakni Joko Paloma - Wiwaha Aji Santosa, diusung Gerindra, PAN, PKS, dan PKB. 




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :