Rekomendasi

Dirawat di Rumah Sakit, Satu Calon Bupati Sukoharjo Batal Ikut Debat

Sabtu, 21 November 2020 : 13.13
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Salah satu calon bupati tidak menghadiri Debat Publik Pilkada Kabupaten Sukoharjo ke 2 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo dengan undangan terbatas sesuai protokol kesehatan, Sabtu (21/11/2020).


Pantauan hariankota.com, calon bupati yang tidak hadir tersebut adalah Joko Santosa yang berpasangan dengan Wiwaha Aji Santosa sebagai calon wakil bupatinya. Calon bupati dari paslon nomor urut 2 ini tidak hadir karena sakit mendadak.


Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Nuril Huda usai menggelar debat menyampaikan, dalam peraturan KPU, bagi pasangan calon yang tidak hadir dalam debat akan mendapat sanksi.


Namun sanksi tersebut tidak berlaku kepada Joko Santosa. Sebab yang bersangkutan telah menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum debat Pilkada dimulai.


"Pada debat kedua ini, Pak Joko Santosa tidak bisa hadir karena sakit mendadak, dan pemberitahuan dari tim paslon sudah kami terima menjelang pelaksanaan debat, dilampiri surat keterangan dari dokter dan beliau dirawat di RSUD Moewardi," jelas Nuril.


Meskipun tanpa kehadiran satu calon bupati, Nuril menegaskan tidak ada masalah. Debat tetap berlangsung meski hanya diikuti tiga orang calon, yakni, calon bupati Etik Suryani bersama pasangan calon wakilnya, Agus Santosa (EA) nomor urut 1, dan calon wakil bupati Wiwaha Aji Santosa, pasangan Joko Santosa (JosWi).


“Ketidak hadiran satu calon, debat tetap berlangsung sesuai mekanisme dan pedoman teknis yang ada. Jadi debat ini kan bentuk fasilitasi dari KPU,” ujarnya.


Sementara, Wiwaha yang hadir sendiri dalam debat menyampaikan permintaan maafnya atas ketidakhadiran Joko Santosa lantaran sakit, dan tengah menjalani perawatan.


"Untuk itu, kami memohon do'anya kepada bapak - ibu semua agar pasangan kami Pak Joko Santosa segera sembuh dan bisa beraktivitas lagi," pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :